Rekonskruksi Kasus Penganiayaan

Mimpi Aditya Hasibuan Masuk Akmil Pupus, Kini Jadi Tersangka Penganiayaan Mahasiswa di Medan

Mimpi anak AKBP Achiruddin Hasibuan, Aditya Hasibuan untuk menjadi abdi negara melalui Akademi Militer harus dikubur dalam-dalam.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Tribun Medan/ Kolase Tribun Jambi
Mimpi anak AKBP Achiruddin Hasibuan, Aditya Hasibuan untuk menjadi abdi negara melalui Akademi Militer harus dikubur dalam-dalam. 

TRIBUNJAMBI.COM - Mimpi anak AKBP Achiruddin Hasibuan, Aditya Hasibuan untuk menjadi abdi negara melalui Akademi Militer harus dikubur dalam-dalam.

Pasalnya dia kini menjadi tersangka penganiayaan terhadap mahasiswa di Medan, Sumatera Utara bernama Ken Admiral.

Perkembangan kasus tersebut, hari ini Polda Sumatera Utara menggear rekonstruksi  di Mapolda Sumut.

Saat rekonstruksi, Adity Hasibuan mengaku berencana daftar masuk ke Akademi Militer (Akmil) tahun 2023 ini. 

Saat diwawancarai, ia mengaku sedang mempersiapkan diri agar bisa lolos. Bahkan, beberapa bulan lalu dia sudah latihan ke Bogor.

Namun, sejak terjerat kasus penganiyaan terhadap Ken Admiral cita-citanya harus dia urungkan. 

"Iya, mau masuk Akmil. Lagi persiapan di Bogor," kata Aditya Hasibuan saat diwawancarai Tribun Medan di lokasi rekonstruksi, Senin (8/5/2023).

Sosok Berambut Pirang Jadi Perhatian

Sosok perempuan berambut pirang menjadi perhatian di rekonstruksi kasus penganiayaan mahasiswa di Medan, Sumatera Utara oleh anak AKBP Achiruddin Hasibuan.

Baca juga: AKBP Achiruddin Hasibuan Peluk Sang Anak, Aditya Hasibuan Saat Rekonstruksi Kasus Penganiayaan

Baca juga: AKBP Achiruddin Hasibuan Terima Rp 7,5 Juta per Bulan dari PT ANR yang Diduga Simpan BBM Ilegal

Mahasiswa bernama Ken Admiral tersebut dianiaya Aditya Hasibuan.

Setelah penetapan tersangka, Polda Sumatera Utara menggelar rekonstruksi kasus tersebut.

Saat rekonstruksi tersebut, Polisi menghadirkan Savira Husna, teman dekat Ken Admiral.

Rekonstruksi kasus penganiyaan yang dilakukan anak AKBP Achiruddin Hasibuan, Aditya Hasibuan itu dilakukan di Polda Sumut, Senin (8/5/2023). 

Perempuan ini dikabarkan menjadi pemicu awal cekcok antara Ken Admiral dengan Aditya Hasibuan.

Savira Husna nampak mengenakan jaket hoodie warna hitam dan celana legging hitam saat hadir dakan rekonstruksi tersebut.

Awalnya, wanita berambut pirang cokelat keemasan ini hadir memakai masker dan topi.

Namun, saat rekonstruksi dimulai, Vira langsung berjalan menuju mobil Mini Cooper D 33 GUN.

Saat berjalan inilah, wajah yang selama ini ditutupi langsung terlihat.

Rambut pirang sedikit bergelombang ini pun langsung terlihat jelas saat wanita yang diduga mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik ini berjalan menuju mobil.

Saat rekonstruksi, ia duduk disamping sebelah kiri memangku keponakannya, sementara Ken (peran pengganti) mengemudikan mobil Mini Cooper D 33 GUN.

Diketahui, Vira merupakan saksi saat terjadinya penganiayaan pertama kali di SPBU di Jalan Gagak Hitam/Ringroad pada 21 Desember 2022.

Vira melihat langsung bagaimana Aditya dan kawannya mencegat mereka.

Katanya, Adit mengetuk pintu mobil dan sempat mengajak Ken berkelahi.

Kemudian, pukulan pertama Adit mendarat ke kepala Ken Admiral.

"Aditya mengetuk kaca Ken, lalu ada percakapan kecil. Langsung dipukul kepala Ken,"kata Savira Husna, saat dihadirkan dalam rekonstruksi, Senin (8/5/2023).

Setelah pemukulan pertama, rupanya anak AKBP Achiruddin Hasibuan itu masih kurang puas. Dia kembali melayangkan pukulan sebanyak dua kali ke Ken.

Saat inilah Savira dan Ken langsung tancap gas hendak mengantarnya pulang ke rumah.

Namun saat di tengah jalan Aditya rupanya mengejar sampai akhirnya kaca spion sebelah kiri mobil Mini Cooper ditendang oleh Aditya yang dibonceng menggunakan sepeda motor.

"Kedua, dua kali dipukul. Saya kaget, Adit pakai Hoodie warna hitam,".

AKBPAchiruddin Hasibuan Peluk Aditya Hasibuan di Lokasi Konstruksi

AKBP Achiruddin Hasibuan peluk sang anak, Aditya Hasibuan saat menjalani rekonstruksi kasus penganiayaan mahasiswa di Medan, Sumatera Utara.

Momen haru itu terjadi saat peragaan kasus yang dilakukan Aditya  terhadap Ken Admiral di Polda Sumut, Senin (8/5/2023) siang.

Dalam kasus tersebut, Polda Sumatera Utara telah menetapkan keduanya menjadi tersangka.

Akibat ulah Aditya Hasibuan itu membuat karir AKBP Achiruddin Hasibuan hancur dengan di PTDH sebagai anggota Polri.

Momen ayah peluk anak itu terjadi sesaat sebelum memasuki area rekonstruksi.

Keduanya sempat berpelukan erat tak begitu lama dibalik mobil tahanan.

Awalnya terlihat Aditya Hasibuan yang duduk menggunakan kursi plastik di depan gedung Renakta Polda Sumut mendatangi ayahnya yang berdiri dikawal personel Provost.

Ketika berhadapan dengan ayahnya, keduanya pun langsung berpelukan.

AKBP Achiruddin Hasibuan nampak memeluk erat anaknya sambil menepuk-nepuk pundak Aditya beberapa kali.

Kemudian, AKBP Achiruddin Hasibuan juga terlihat seperti memberikan semangat kepada anaknya itu.

Setelah berpelukan, Aditya langsung kembali ke posisi semula.

Sampai saat ini Polisi, saksi terkait kasus penganiyaan Ken Admiral masih melakukan rekonstruksi.

Udin, sapaan akrabnya nampak mengenakan rompi berwarna oranye bertuliskan 'Patsus'.

Dia mengenakan celana sebetis, atau dibawah lutut berwarna cokelat.

Kedua tangannya nampak tak diborgol.

Hingga sekarang ini proses rekonstruksi masih berlangsung dan memasuki saat Aditya Hasibuan dan Ken Admiral bertemu di kediaman AKBP Achiruddin Hasibuan.

"Aditya keluar pagar,"kata penyidik.

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: HUT PERSAJA ke 72 Tahun, Kejari Batanghari Laksanakan Upacara

Baca juga: Walikota Jambi Buka Lokakarya Tujuh Program Guru Penggerak Angkatan Keenam

Baca juga: Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi Direnovasi

Artikel ini diolah dari Tribun-Medan.com 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved