7 Perusahaan China Jual Peralatan Perang ke Rusia akan Disanksi Uni Eropa, Ini Daftarnya
Diduga jual peralatan yang dipakai Rusia untuk perang di Ukraina, sejumlah perusahaan China akan disanksi Uni Eropa (UE).
TRIBUNJAMBI.COM - Diduga jual peralatan yang dipakai Rusia untuk perang di Ukraina, sejumlah perusahaan China akan disanksi Uni Eropa (UE).
Dikutip dari Financial Times, 7 perusahaan China yang akan disanksi baru akan dibahas oleh negara-negara anggota Uni Eropa pekan ini.
7 perusahaan tersebut antara lain meliputi dua perusahaan asal China yaitu 3HC Semiconductors dan King-Pai Technology.
Sementara lima lainnya merupakan perusahaan asal Hong Kong yakni Sinno Electronics, Sigma Technology, Asia Pacific Links, Tordan Industry dan Alpha Trading Investments.
Sebelumnya, Amerika Serikat juga telah memberikan sanksi terhadap King-Pai Technology karena berhubungan erat dengan Moskow dan menyuplai beberapa peralatan yang digunakan Rusia dalam perang di Ukraina.
Sejak Rusia melancarkan invasi ke Ukraina 14 bulan lalu, yang oleh Presiden Rusia Vladimir Putin disebut sebagai "operasi militer khusus", Uni Eropa telah mengadopsi 10 paket sanksi terhadap individu dan perusahaan Rusia, yang menimbulkan kesulitan ekonomi dan mempersulit pembiayaan perang.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Sosok Reihana, Kadinkes Lampung Pernah Terseret Korupsi Kini Datanggi KPK, Model Jilbab Disorot
Baca juga: Korban Kecelakaan Bus Rombongan Peziarah di Guci Tegal Bertambah, Diduga Tuas Rem Tangan Ditarik
Baca juga: Pimpin Apel Siaga Karhutla, Gubernur Jambi Al Haris Minta Satgas Bekerja Maksimal
Aurel Hermansyah Sempat Ketakutan saat Tahu Hamil Anak Kedua: Aku Masih Trauma Gitu |
![]() |
---|
Sosok Reihana, Kadinkes Lampung Pernah Terseret Korupsi Kini Datanggi KPK, Model Jilbab Disorot |
![]() |
---|
312 ASN di Kabupaten Batanghari Terima Penghargaan Satya Lencana Karya Satya |
![]() |
---|
Korban Kecelakaan Bus Rombongan Peziarah di Guci Tegal Bertambah, Diduga Tuas Rem Tangan Ditarik |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.