Fenomena Tanaman Hias hingga Tanaman Jambi yang Kini jadi Buruan Kolektor

Tanaman hias Jambi saat ini tidak hanya sebagai tanaman pelengkap halaman rumah namun sudah menjadi buruan para pecinta tanaman hias.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Abdullah Usman
Tanaman hias Jambi saat ini tidak hanya sebagai tanaman pelengkap halaman rumah namun sudah menjadi buruan para pecinta tanaman hias. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Perkembangan tanaman hias di Jambi saat ini tidak hanya untuk mengisi halaman rumah namun sudah menjadi buruan para pecinta tanaman hias

Dewasa ini, keberadaan tanaman hias tidak melulu soal keindahan bentuk dan dari jenis tanaman apa. Namun lebih ke nilai seni dan juga tingkat ke estetikan sebuah  karya yang dapat hidup. 

Sebut saja sebuah pohon Randu (Kapas) yang biasa dijumpai di pinggiran jalan atau persawahan. Dengan sentuhan lembut dan nilai seni, pohon biasa tersebut dapat memiliki nilai yang fantastis dan keindahan yang membuat decak kagum. 

Semakin unik, langka dan berkelasnya jenis tanaman yang menjadi tanaman hias. Maka akan semakin memiliki nilai tersendiri pada tanaman tersebut.

Baca juga: Habis Masa Jaya, Tanaman Aglonema Tak Lagi Dilirik Pembeli

Fauzi pemilik Depot Bunga Tiara dan Dea yang berada di Jln. Agus Salim Kecamatan Kota Baru Jambi, menuturkan saat ini peminat tanaman hias bukan saja dari kalangan rumahan bahkan juga sudah merambah ke beberapa sektor. 

Baik itu diperuntukan sebagai tanaman pelengkap halaman, koleksi, tanaman penghijauan jalan, hingga tanaman perkebunan (untuk tanaman buah buahan). 

"Kalau tren pembeli saat ini terbilang merata, namun kebanyakan sekarang lebih ke tanaman buah. Baik untuk rumahan maupun perkebunan. Seperti tanaman mangga, alpukat dan durian," ujarnya. 

Namun untuk tanaman hias, baik itu untuk kontes ataupun taman saat ini memang sedang meredup tren menurun untuk pembelian. Karena selain sulit untuk mendapatkan tanaman hias yang memiliki nilai seni tinggi, meskipun dapat harganya terbilang cukup tinggi.

"Di depot kita ini saat ini ada tanaman anting putri, yang sedang diproses untuk mempercantik. Saat ini harga tanaman ini yang sudah jadi ataupun setengah jadi di angka Rp.15 jutaan per pohon hingga ratusan juta. Semakin unik dan bernilai seni maka semakin mahal, " tuturnya.

Baca juga: Penyuluh Tanaman Temukan Banyak Pemula di Provinsi Jambi Keliru dalam Budidaya Cabai

Selain itu, karena terkadang banyak para kolektor tanaman hias ataupun bercinta tanaman datang yang berburu tanaman unik. Banyak depot yang menyediakan tanaman khas asli lokal jambi sebagai ikon jualan mereka. 

"Di antaranya bonsai tanaman sepang, yang memang merupakan tanaman khas yang banyak dijumpai di kawasan rawa Provinsi Jambi, " tuturnya. 

Dimana untuk nilai pemasaran bonsai sepang tersebut lebih cepat dan banyak peminatnya. Karena tanaman tersebut lebih banyak bermain keindahan pada bagian batang, semakin unik dan menyerupai fosil sehingga banyak peminat akan keindahan tanaman tersebut. 

"Kayu sepang tadi merupakan tanaman khas jambi, semakin unik dan antik batangnya harganya pun bisa mencapai puluhan juta," tandasnya.

 

Sumber: Tribun Jambi
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved