Respon Partai Demokrat Soal Rencana Eks Ketua Umum, Anas Urbaningrum Pidato Usai Bebas dari Penjara
Rencana Anas Urbaningrum berpidato usai bebas dari Lapas Sukamiskin ditanggapi oleh Partai Demokrat.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
"Mas Anas tidak punya urusan dengan AHY tapi memiliki agenda khusus dengan SBY," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, terpidana perkara korupsi pembangunan Wisma Atlet Hambalang, eks Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, bebas dari Lapas Sukamiskin pada Selasa (11/4/2023) besok.
Apabila memenuhi syarat, Anas mulai besok menjalani program cuti menjelang bebas setelah rampung menjalani masa hukuman 8 tahun penjara dikurangi remisi.
Baca juga: Sambut Kebebasan Anas Urbaningrum, Pimda PKN Jambi Optimis PKN Semakin Besar
"Kalaupun sudah memenuhi persyaratan sudah dicek dari pihak lapas juga, maka pengeluaran Anas akan dilaksanakan besok, dalam rangka program integrasi cuti menjelang bebas," ujar Koordinator Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Rika Aprianti, kepada awak media, Senin (10/4/2023).
Rika menjelaskan, status Anas akan menjadi klien balai pemasyarakatan jika memenuhi syarat untuk menjalani program cuti menjelang bebas.
"Besok juga yang bersangkutan akan beralih status menjadi klien balai pemasyarakatan," jelasnya.
Akan Dijmput 500 Loyalitas
Dikabarkan, kebebasan Anas Urbaningrum ini disambut gembira oleh para loyalisnya.
Mantan Sekretaris Demokrat Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Irwan Patawari, menyebut sambutan gembira termasuk datang dari para alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Indonesia.
"Sebagai Alumni HMI Sulsel, kita akan siap menyambut bebasnya Mas Anas Urbaningrum," tegas Andi Irwan Patawari, dilansir Tribun-Timur.com.
Andi Irwan Patawari mengatakan, rencananya akan ada sekitar 500 orang alumni HMI bersiap menyambut Anas usai keluar dari Lapas Sukasmiskin.
Andi Irwan Patawari juga menuturkan, Anas Urbaningrum bukanlah pelaku koruptor, melainkan korban kriminalisasi oleh rezim.
"Kami semua tahu sosok Mas Anas. Beliau adalah orang yang sangat baik dan menjunjung tinggi nilai-nilai persahabatan. Dan kami tahu Mas Anas saat itu dikriminalisasi oleh kekuasaan," tandasnya.
Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Artikel ini telah diolah dari Tribunnews.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.