Berita Unik

PLTS Terbesar di Dunia, Mampu Sumbang 5 persen Listrik untuk Satu Negara

Bahkan, Panel-panel ini mampu memproduksi listrik sampai 5 persen dari populasi Maroko.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly | Editor: Muuhammad Ferry Fadly
facebook Nas Daily
PLTS terbesar di dunia 

TRIBUNJAMBI.COM - Di Maroko terdapat satu PLTS terbesar di Dunia.

PLTS tersebut Memiliki 1,5 juta panel surya.

Panel-panel tersebut menyerap matahari setiap menitnya.

Dan panel tersebut selalu mengikuti arah matahari.

Bahkan, Panel-panel ini mampu memproduksi listrik sampai 5 persen dari populasi Maroko.

Keuntungan Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Baca juga: 5 Promo McD Hari Ini 27 Maret 2023, PaMer 5 Ala Carte dapet Gratis 2pcs McFlurry

Baca juga: Rizky Billar Baper Dicueki Fans Saat Umroh, Hanya Minta Foto ke Lesti Kejora: Sedih Rasanya

Baca juga: Edi Purwanto Pimpin Pengambilan Sumpah Janji Sri Herlita, PAW Agus Rama

1. Energi Matahari Tidak Terbatas

Energi matahari dapat diperbarui dan tidak terbatas. Jumlah energi matahari yang tersedia sangat mengejutkan, kira-kira 10.000 kali lipat dari yang dibutuhkan manusia saat ini.

Hanya 0,02 persen sinar matahari yang masuk ke bumi jika ditangkap dengan benar akan cukup untuk menggantikan setiap sumber bahan bakar lain yang saat ini digunakan.

2. Tenaga Surya Rendah Emisi

Panel surya tidak menghasilkan polusi, meskipun membebankan biaya lingkungan melalui pembuatan dan konstruksi. Kerusakan ini dapat diabaikan jika dibandingkan dengan sumber energi konvensional.

Energi konvensional seperti pembakaran bahan bakar fosil (minyak, gas, batu-bara) melepaskan sekitar 21,3 miliar metrik ton karbon dioksida ke atmosfer setiap tahun.

3. Cocok untuk Daerah Terpencil

Tenaga surya cocok untuk daerah terpencil yang tidak terhubung ke jaringan energi. Energi matahari dapat secara drastis meningkatkan kualitas hidup jutaan orang yang hidup dalam kegelapan.

Terutama di tempat-tempat seperti di pegunungan dan pelosok pedesaan yang tidak memiliki akses listrik ke PLN. Orang-orang di daerah ini harus bergantung pada penerangan berbasis bahan bakar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved