Mahasiswi Dilecehkan
Update Kasus Pelecehan Mahasiswi, BEM FK Unand Kecam Aksi Dua Terduga Pelaku, Minta Hukum Seadilnya
Aksi pelecehan yang diduga dilakukan dua mahasiswa kedokteran dikecam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Andalas (Unand).
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
TRIBUNJAMBI.COM - Aksi pelecehan yang diduga dilakukan dua mahasiswa kedokteran dikecam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Andalas (Unand).
Keduanya diduga melakukan pelecehan terhadap 12 orang perempuan di kampus yang berada di Sumatera Barat itu.
Terduga pelaku menjalankan aksinya dengan cara merekam yang diduga bersama sang kekasih.
Aksi bejat kedua mahasiswa kedokteran tersebut dikecama BEM Fakultas Kedokteran (FK) Unand.
Gubernur BEM FK Unand Aiken Jethro menyebutkan bahwa BEM menyatakan sikap atas aksi tak terpuji keduanya.
Aiken menegaskan bahwa Bem menyatakan sikap secara tegas menolak dan tidak membenarkan segala tindakan yang melanggar norma agama, hukum dan kesusilaan.
Sebagaimana tertuang dalam UU KM FK Unand No.02 tahun 2020 tentang moralitas.
Baca juga: Update Kasus Pelecehan Mahasiswi, Polda Sumbar Periksa 11 Saksi dan 2 Mahasiswa Kedokteran
Namun harus mengedepankan harkat dan martabat manusia dalam segala bentuk kegiatan di KM FK Unand.
"Menentang keras bentuk kekerasan seksual dan mendukung segala upaya penanggulangan dan pencegahan kekerasan seksual," ujarnya.
Dia menambahkan, mendukung segala menegakkan keadilan dan akan mencabut status kewarganegaraan pelaku kekerasan seksual sesuai dengan Pasal 22 Ayat 2 UU KM FK Unand No. 02 Tahun 2019 Tentang Kewarganegaraan.
"Tidak mengikutsertakan pelaku kekerasan seksual dalam kegiatan kemahasiswaan sesuai dengan Pasal 22 Ayat 2 UU KM FK Unand No.02 Tahun 2019 tentang Kewarganegaraan," tambah Aiken dikutip dari Tribunpadang.com.
Dia juga menuntut pihak kampus untuk segera menangani kasus ini dengan seadil- adilnya, sesuai aturan yang berlaku, dan tanpa rekayasa ataupun pemutarbalikkan fakta.
Serta akan mengawal kasus kekerasan seksual hingga keluarnya keputusan akhir dari pimpinan kampus.
Kronologi Pelecehan 12 Mahasiswi oleh 2 Mahasiswa Kedokteran Unand
Berikut ini krologi dua mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas yang diduga melakukan pelecehan mahasiswi.
Aksi dari kedua pelaku tersebut pun heboh di media sosial.
Baca juga: Kasus Pelecehan 17 Anak di Jambi Terus Bergulir, Kini Yunita Bersurat ke Presiden hingga Kapolri
Kedua pelaku tersebut yakni berinisial NZ dan HJ, yang disebut kekasih NZ.
Dugaan tersebut diketahui melalui unggahan di akun sosial media @andalassfess pada Jumat (24/2/2023).
Dalam postingan akun tersebut dijelaskan bahwa antara pelaku dan korban sudah berteman.
Pelaku diduga menjalankan aksinya saat menginap di rumah korban.
Akun itu menerangkan pelaku membuka pakaian korban dan merekamnya.
Lalu video rekaman tersebut dikirim ke kekasihnya, NZ.
"[Bantu UP kasus pelecehan di FK predatornya masih bebas] korban sudah lapor ke prodi, fakultas, rektorat, satgas, polda tp pelaku masi bebas uaf!" tulis akun tersebut menarasikan postingan, dilihat TribunPadang.com, Sabtu (25/2/2023).
Selain itu, disebutkan bahwa kedua pelaku masih bebas berkeliaran beraktivitas di kampus.
Berikut kronologi lengkap pelecehan seksual yang ditulis akun @andalasfess.
Si pelaku cewek ini, dia suka nginap di kos rumah teman2 terdekatnya dengan alasan dia ga bisa pulang ke kos krn kos nya udh dikunci kemalaman, dan juga alasan mau curhat dan cerita2 ttg cowoknya.
Saat korban udah tidur di kosnya, dia ngelakuin aksinya yaitu membuka baju korban dan memfotokan serta videoin korban. Not only that, she did something more crazy and dirty ke korban sambil direkam dan difotokan. Lalu foto dan video itu dikasihnya langsung ke pacarnya.
Berdasarkan pengakuan si cewe dan bukti2 chat, memang benar si cowo ini yang suka mancing si cewe utk ngelakuin ini.
Bahkan saat ditanya sama pihak berwajib lsg terkait motifnya apa, si cewek ini bilang untuk memuaskan nafsu cowonya yang suka lihat l3sbi berhubungan.
Sekarang korban2 nggak tau foto dan video ini udah sampe mana disebarkan oleh mereka, dan gakada jaminan apapun yg bisa bikin korban2 percaya kalo foto dan video mereka ga disebar kemana2.
Baca juga: Mahasiswa Kedokteran Unand Diduga Lecehkan 12 Mahasiswi, Terduga Pelaku Diajukan Dinonaktifkan
Dan yang cowok jg melakukan yang sama, saat main dan nginap sama tmn tmnnya, ngelakuin hal yg sama kayak cewe bahkan saat di kampus, cowo itu foto diam diam tmn cewenya dan memfokuskan ke bagian2 tubuh (pasti semua org paham maksud bagian tubuh ini).
Mereka mengaku kpd pihak berwajib sudah melakukan saling kirim "konten" ini sejak Juni dan baru ketahuan Desember akhir kemarin.
Darimana kasus ini terungkap? Dari pengakuan si pelaku cewe sendiri. Kenapa pelaku cewenya bisa ngaku? Karna pelaku cewe sudah terpojok, dengan ditambah ada juga korban yg sempat terbangun saat mau dibuka bajunya, tapi korban tsb tdk bs bertindak lebih jauh krn saat itu belum punya bukti.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Unand, Rika Susanti mengaku sudah menerima laporan kasus pelecehan seksual tersebut.
Lanjutnya, Satgas PPKS Unand sedang memproses kasus tersebut.
"Sudah diproses oleh Satgas PPKS Unand," ujar Rika Susanti saat dihubungi, Sabtu (25/2/2023).
Rika Susanti mengaku tidak bisa menyampaikan proses pemeriksaan yang dilakukan Satgas PPKS Unand.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Pacar Mario Dandy, AGH Disebut Tak Tolong Anak Pengurus GP Ansor Saat Dianiaya, Justru Ikut Rekam
Baca juga: Pemilu 2024, Tidak Ada TPS Khusus Bagi Warga Suku Anak Dalam di Sarolangun
Baca juga: BREAKING NEWS Pagi Ini Kemacetan Cukup Parah Masih Terjadi di Jalur Tembesi-Sarolangun
Baca juga: Update Kasus Pelecehan Mahasiswi, Polda Sumbar Periksa 11 Saksi dan 2 Mahasiswa Kedokteran
Artikel ini diolah dari TribunPadang.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.