Polisi Kesulitan Ungkap Motif Dibalik Pembunuhan Wanita Dicor Semen di Bekasi, Pelaku Bunuh Diri

Pihak kepolisian mengaku kesulitan mengungkap Motif dibalik pembunuhan dua wanita di Bekasi, Jawa Barat yang dicor semen.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Darwin Sijabat
Istimewa/ Kolase Wartakotalive.com
Dua wanita di Bekasi, Jawa Barat jadi korban pembunuhan. Polisi hingga kini masih menggali motif pembunuhan wanita yang dicor semen itu. 

"Saya curiga aja ada adukan semen, padahal rumahnya itu juga gak ada yang rusak lagi pengerjaan," tuturnya.

Nalurinya pun mendorongnya untuk memaksa masuk ke dalam rumah.

Benar saja, dirinya bersama keluarga Heni melihat kondisi ruang tamu banyak ceceran darah.

Heri pun menemukan gamis putih yang dikenakan Heni.

Kecurigaan semakin menjadi ketika dirinya melihat adanya ceceran tanah bekas galian dan coran semen yang masih basah.

"Saya lihat itu gundukan semennya ada gamis istri saya, dan sendal juga, langsung saya pastikan ada istri saya di situ, karena saya tidak kuat," imbuhnya.

Melihat kejanggalan tersebut, pihak Kepolisian pun menggali coran semen di bawah tangga.

Baca juga: Ferdy Sambo Diuntungkan dengan KUHP Baru, Guru Besar UGM: Bakal Ulur Waktu untuk Eksekusi

Dugaannya pun terbukti benar, istrinya terkubur di dalam coran dengan posisi tertekuk.

Tertangkap basah, pelaku berinisial P itu diungkapkannya mencoba bunuh diri.

Pria itu katanya nekat menyayat nadi tangan dengan menggunakan cutter.

"Si terduga pelaku langsung dibawa petugas ke rumah sakit, tapi pas sampai di rumah sakit meninggal," tambahnya.

Diduga Karena Setoran Tagihan Besi

Pembunuhan wanita di Bekasi dengan cara dicor semen diduga terkait dengan uang setoran tagihan besi.

Dugaan tersebut diungkapkan tetangga yang menyebutkan bahwa terduga pelaku dan korban saling.

Almarhumah Yusi (48), ditemukan tewas dicor semen di kontrakan di Jalan Nusantara RT 11/22, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Riyadi selaku tetangga mengungkapkan bahwa ternyata korban saling kenal dengan pelaku berinisial P yang menghabisi nyawanya.

Menurut Riyadi, keduanya diketahui bekerja di sebuah perusahaan besi di Kampung Rawa Pasung, Kelurahan Kota Baru, Kota Bekasi.

"Saya dengar cerita dari suami korban Y, antara korban Y dan pelaku ini rekan kerja. Dua-duanya kerja di sebuah perusahaan besi, di Rawa Pasung Alexindo," ungkap Riyadi, Selasa (28/2/2023).

Bahkan almarhumah Yusi merupakan sosok orang yang mempekerjakan P masuk ke perusahaannya tersebut.

Meski tak mengetahui jabatan keduanya, namun almarhumah Yusi diduga memiliki jabatan yang lebih tinggi dari pada pelaku.

Riyadi menjelaskan dugaan motif pembunuhan dikarenakan pelaku P memiliki utang tagihan pembayaran besi kepada almarhumah Yusi.

"Ibu Yusi yang masukin pelaku kerja di perusahaan besi itu. Dugaannya ada utang, P ada setoran tagihan pembayaran besi kepada korban, tapi mundur-mundur terus. Saya enggak tahu nominalnya berapa," ucapnya.

Suami korban juga bercerita kepadanya bahwa pelaku sempat mendatangi kediaman korban dan suaminya yang terletak di Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur.

Saat itu, P berniat menggadai motornya kepada almarhumah Yusi untuk menutupi utang pembayaran tagihan sebuah perusahaan yang memesan besi melalui pelaku.

"P ini kata Pak Heri (suami Y) pernah ke rumahnya. Dia waktu itu mau gadai motor, tapi Pak Heri enggak mau karena itu motor kantor," tutur Riyadi.

Sementara itu, Riyadi mengaku tak mengenal sosok korban wanita berinisial H (47) yang juga ditemukan tewas dicor di bawah tangga kontrakan pelaku.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: DPRD Provinsi Jambi Salahi Sopir Tidak Pasang Stiker, Wartono: Pemerintah Jangan Membela Diri

Baca juga: Kuasa Hukum Ungkap Penyebab Perceraian Indra Bekti dan Aldila Jelita: Sering Ribut Setiap Hari

Baca juga: KPK Butuh Bantuan Netizen, Telusuri dan Viralkan Harta Kekayaan Pejabat yang Tak Wajar

Artikel ini diolah dari WartaKotalive.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved