Mario Dandy Kerap Flexing, Psikolog Sebut Orang yang Kerap Pamer Harta Cenderung Insecure

Mario Dandy Satriyo pelaku penganiayaan David, anak seorang pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor, gemar melakukan tindakan flexing di media sosial.

Editor: Suci Rahayu PK
ist
Mario Dandy Satriyo 

"Memikirkan, kira-kira apa, sih, reaksi orang ketika melihat saya flexing? Apakah kemudian beneran mereka akan memuji-muji saya, membuat saya terasa lebih hebat? Ataukah kemudian sebetulnya orang biasa saja (tidak memuji)?" terang Dicky.

Menurut Dicky, orang-orang terdekat juga bisa turut andil untuk menegur atau mengingatkan bahwa perilaku flexing tidak selalu berujung mendapatkan pujian, dan justru akan mendapat cibiran dan publik menganggapnya biasa saja.

"Kalau kita jadi orang yang kenal dekat, tidak apa-apa mengingatkan. Bahwa, 'kalau kamu memamerkan kekayaan, itu tidak lantas membuat orang terkesan, bahkan mungkin bisa jadi yang kamu dapatkan adalah cibiran. Dan mungkin orang akan menganggap itu sesuatu yang biasa saja'," kata Dicky.

 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Kronologi Ibu di Merangin Aniaya Anak Kandung hingga Tewas, Dipukul Ditendang Dibanting ke Lantai

Baca juga: Kasubbag Sekretariat DPRD Jambi Diganti, Buntut Anak Bawa Perempuan Tanpa Busana Pakai Mobil Dinas

Baca juga: Apresiasi Langkah Warga Desa Pondok Meja, Akmaludin: Pemerintah Harus Tegas, Jangan Diam!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved