Napi Rusia Dikirim Perang ke Ukraina, Pengakuannya Dibawa untuk Jadi Sasaran Tembak
Napi Rusia yang dikirim perang ke Ukraina memberikan pengakuan mengenai keadaan mereka dalam perang yang diperintahkan Presiden Rusia, Vladimir Putin.
TRIBUNJAMBI.COM - Rusia mengirimkan narapidana untuk perang ke Ukraina.
Napi Rusia yang dikirim perang ke Ukraina memberikan pengakuan mengenai keadaan mereka dalam perang yang diperintahkan Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Pengakuan itu berasal dari pesan suara yang dikirimkan oleh seorang napi Rusia bernama Viktor Sevalnev kepada istrinya sebelum meninggal.
Sevalnev merupakan napi yang dipenjara karena perampokan bersenjata dan penyerangan.
Ia kemudian dikirim untuk berperang membela Rusia ke Ukraina.
“Saya dibawa untuk ditembak. Saya kehilangan banyak orang di sana,” ujarnya pada pesan suara itu dikutip dari CNN, Rabu (15/2/2023).
“Ingat ini: Jangan kirim lebih banyak orang lagi ke sana. Sudah cukup. Mereka ingin membunuh kami semua,” ujarnya.
Baca juga: Download Lagu MP3 Nike Ardilla Terbaik Nonstop, Ada Lagu Malaysia Viral Full Album
Baca juga: Pakai Dress Belahan Tinggi, Rachel Vennya banjir Kritikan, Sang Janda Diungkit Soal Hijab
Pada pesan terakhir ke istrinya itu, Sevalnev mengatakan ia takut pejabat dari Kementerian Pertahanan Rusia akan menangkapnya dari rumah sakit, tempat ia merekam pesan suara, dan mengeksekusi dirinya.
Akhinya, beberapa hari kemudian tubuhnya dikembalikan kepada istrinya di Moskow, dalam peti mati.
Nasib Sevalnes tergabung dengan daftar keluhan pelecehan yang berkembang dari para napi yang dikumpulkan CNN.
Selama berbulan-bulan, Rusia telah menggunakan perusahaan tentara bayaran, Wagner untuk memperkuat kehadirannya di garis depan dan para tahanan.
Skema itu pada awalnya ditolak dan dirahasiakan, tetapi kemudian dipromosikan oleh pemilik Wagner, Yevgeny Priogozhin.
Prigozhin sendiri pada pekan lalu mengumumkan Wagner telah berhenti merekrut napi untuk berperang di Ukraina.
“Kami telah sepenuhnya menghentikan perekrutan narapidana ke PMC Wagner,” ucapnya.
“Bagi mereka yang bekerja untuk kami saat ini, semua kewajiban telah dipenuhi,” kata Prigozhin.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Download Lagu MP3 Nike Ardilla Terbaik Nonstop, Ada Lagu Malaysia Viral Full Album
Baca juga: 148 Pantarlih di Bangko Kebut Proses Coklit, Supmedi : Kurang Lebih Sudah 30 Persen
Baca juga: Kalak BPBD Kerinci Cek Tembok Penahan Banjir yang Jebol
Download Lagu MP3 Nike Ardilla Terbaik Nonstop, Ada Lagu Malaysia Viral Full Album |
![]() |
---|
Seluruh Dekan dan Direktur Pascasarjana Unja Tandatangani Perjanjian Kinerja dengan Rektor |
![]() |
---|
Penampakan Jaket Denim Amanda Manopo Seharga Rp 18 Juta, Warganet Auto Panik: Bisa Renovasi Rumah! |
![]() |
---|
Vonis Richard Eliezer Jauh dari Tuntutan 12 Tahun, Ini Alasan JPU Tak Ajukan Banding |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.