Berita Jambi
KPPU RI Datang ke Jambi, Bakal Tindak Perusahaan Nakal dan Langgar Prinsip Kemitraan
Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI Afif Hasbullah berkunjung ke Jambi belum lama ini. Dalam kunjungannya, Afif didampingi langsung oleh
Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI Afif Hasbullah berkunjung ke Jambi belum lama ini. Dalam kunjungannya, Afif didampingi langsung oleh Gubernur Jambi, Al Haris.
Kedatangannya di bumi Sepujuk Jambi Sembilan Lurah, untuk mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Penyerahan Penetapan Perkara Kemitraan Inti Plasma Perkebunan Kelapa Sawit.
Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Provinsi Jambi pada Jum'at (10/2/2023) siang.
Dalam sambutannya, Afif Hasbullah mengimbau pelaku usaha menghibdari kartel monopoli. Ia menjelaskan, kartel monopoli atau persaingan tidak sehat lebih besar efeknya dibandingkan dengan praktik monopoli di suatu perusahaan.
"Selaku pelaku usaha wajib membuat lapor notifikasi, supaya tidak terjadinya kartel monopoli, karena kartel monopoli efeknya lebih besar di bandingkan dengan seseorang melakukan korupsi, ini menyangkut perekonomian masyarakat luas," katanya.
Afif menegaskan, bakal ada sanksi tersendiri bagi perusahan yang tidak mengindahkan peraturan yang sudah di tetapkan. Hal itu guna menghindari kartel monopoli dan praktek monopoli yang berefek buruk untuk usaha kelapa sawit di provinsi Jambi.
"KPPU akan mengambil tindakan tegas kepada pihak pengusaha yang tidak mengindahkan peraturan yang di tetapkan, berdasarkan prinsip-prinsip kemitraan yakni saling menghargai, saling bekerjasama, saling menjunjung dalam berbisnis, selain itu harus adanya perjanjian-perjanjian yang tertulis sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 ayat 4 tahun 2021," ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengimbau kepada pelaku usaha kelapa sawit agar selalu berkoordinasi dengan pihak KPPU. Afif juga menyampaikan jika KPPU membuka kesempatan untuk berkonsultasi terhadap pelaku usaha sawit dan kemitraan kelapa sawit di Provinsi Jambi.
"Kami menghimbau kepada semua pihak yang terkait untuk selalu berkoordinasi kepada KPPU dan melakukan pengawasan dan pendataan, agar tercapainya kesejahteraan dan membawa perubahan kepada masyarakat Jambi," imbuhnya.
Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan tujuan hadirnya KPPU RI di Provinsi Jambi. Ia menyebut KPPU hadir dalam rangka menyerahkan perkara yang telah selesai antara perusahaan di Tanjungjabung Barat.
Haris mengatakan, momentum itu merupakan sebuah langkah maju bagi Provinsi Jambi ketika negara mempunyai KPPU RI.
"Kita berharap ada pencerahan yang luar biasa nantinya, yang pada akhirnya antara pihak perusahaan dan masyarakat ini bisa akur saling menghargai bersama dengan baik dan saling menguntungkan," katanya.
"Terimakasih kepada pihak KPPU RI yang sudah hadir di Jambi, tentu ini sebagai semangat baru untuk bagaimana kita menciptakan usaha yang kondusif, aman dan nyaman kedepannya," tambah Al Haris.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Viral di Medsos Video Wanita di Kerinci Ingin Lompat dari Atas Jembatan
Baca juga: Prediksi Skor Sporting Cp Vs FC Porto, Simak Berita Tim Dan Starting XI, Kick Off 01.00 WIB
Baca juga: Bertepatan dengan Pelantikan, Anggota Pantarlih Batanghari Pakai Baju Pengantin Saat Dilantik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Ketua-Komisi-Pengawas-Persaingan-Usaha-KPPU-RI-Afif-Hasbullah-berkunjung-ke-Jambi.jpg)