Berita Muaro Jambi

Banyak Pasangan Muda di Kabupaten Muaro Jambi Bercerai, Perselisihan dan Pertengkaran Jadi Penyebab

Kasus perceraian tersebut masalah perselisihan dan pertengkaran secara terus menerus menjadi pemicu utama perceraian yang terjadi tersebut.

Penulis: Muzakkir | Editor: Rahimin
via Intisari Online
Ilustrasi perceraian di Kabupaten Muaro Jambi meningkat. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Ratusan pasang suami isteri di Kabupaten Muaro Jambi bercerai.

Dari data yang diterima dari Pengadilan Agama (PA) Sengeti, pada 2022 lalu ada 654 perkara masuk ke PA Sengeti.

Kasus perceraian tersebut masalah perselisihan dan pertengkaran secara terus menerus menjadi pemicu utama perceraian yang terjadi tersebut.

Panitera Muda (Panmud) Hukum Pengadilan Agama Sengeti Adityawarman mengatakan, sepanjang tahun lalu ada 654 perkara gugatan perceraian yang masuk ke Pengadilan Agama (PA) Sengeti Muaro Jambi

"Untuk perkara cerai gugat sebanyak 502 perkara, sedangkan gugatan cerai talak sebanyak 152 perkara," katanya. 

Adityawarman menyebut kalau seluruh gugatan perceraian tersebut telah selesai disidangkan dan telah diputus majelis hakim.

Mayoritas alasan gugatan cerai itu dilayangkan pemohon karena permasalahan perselisihan dan pertengkaran yang terjadi secara terus menerus. 

“Kebanyakan yang mengajukan gugatan cerai itu dari pihak perempuan. Alasan pemohon rata-rata karena sering berselisih dan bertengkar dengan pasangannya. Ada juga yang didasari karena ditinggal sepihak oleh pasangannya, faktor ekonomi juga menjadi penyebabnya," ujarnya. 

Adityawarman menyampaikan permohonan perceraian yang masuk ke Pengadilan Agama Sengeti datang dari berbagai latar belakang profesi.

Mulai dari petani, ibu rumah tangga, buruh, karyawan, wiraswasta, dan PNS. 

“Yang paling dominan itu gugatan dari ibu rumah tangga. Kalau permohonan cerai dari PNS tidak banyak," katanya. 

Dikatakan Adityawarman, perkara perceraian yang paling banyak berasal dari Kecamatan Kumpe Ulu, Sungai Bahar dan Kecamatan Sungai Gelam. 

"Pasangan suami istri yang bercerai, paling banyak berusia sekitar 21 sampai 30 tahun," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved