Soal Almarhum Rangga, Ini Penjelasan Rumah Sakit Arafah Kota Jambi
Penulis: Srituti Apriliani Putri | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pihak rumah sakit Arafah angkat bicara, terkait dengan almarhum Rangga yang meninggal dunia di rumah sakit Arafah pada Sabtu, (21/1/2023) lalu.
Rangga meninggal dunia akibat luka tusuk yang cukup serius. Keluarga almarhum Rangga, merasa tidak terima atas pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit Arafah yang dianggap tidak optimal.
Direktur RS Islam Arafah Kota Jambi, dr Dian Fitri R mengatakan pihaknya turut berduka cita atas meninggalnya almarhum.
"Kami turut berduka cita atas meninggalnya almarhum dan semoga amal dan ibadahnya diterima oleh Allah," ujarnya. Jum'at, (27/1/2023).
Ia menjelaskan rumah sakit Arafah dalam melaksanakan fungsi kesehatan baik dokter maupun pegawai kesehatan memiliki Standar Operasional dan Prosedur (SOP).
"Untuk setiap tindakan medik begitu juga ada prosedurnya, sesuai dengan sarana prasarana yang ada di rumah sakit," ujarnya.
Ia mengatakan, penanganan pasien yang datang dalam kondisi syok sudah langsung ditangani kegawatdaruratannya oleh tim UGD rumah sakit Arafah. Selanjutnya, dijelaskan dokter Dian untuk tindak lanjut penanganan pasien, harus dalam kondisi pasien stabil dan tidak dalam kondisi syok.
“Sehingga perlu stabilisasi kondisi dari pasien sebagai tindakan utama penanganan medis selanjutnya,” terangnya.
Ia juga menambahkan, untuk peralatan yang ada di rumah sakit Arafah, menurutnya sudah lengkap sesuai dengan standar yang dimiliki oleh RS Islam Arafah.
"Mengenai kepulangan pasien ada SOP nya dan semuanya sudah ditaati dan dijalankan RSI Arafah," jelasnya.
Baca juga: Keluarga Almarhum Rangga Lakukan Aksi ke Dinkes Kota Jambi, Pertanyakan Izin RS Arafah
Baca juga: Honorer Bakal Dihapus, Wali Kota Jambi: Kita Carikan Solusi
Baca juga: Angkutan Batu Bara Dilarang Masuk Jalan Kota, Wali Kota Jambi: Tidak Ada Pilih Kasih
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/tewas_20180611_225458.jpg)