Gagasan Batik dan Perempuan yang Berdaya Jadi Sebuah Pameran Seni di Jambi

Ada wajan-wajan berukuran besar dengan pantatnya yang gosong legam diletakkan pada beberapa spot sebelum masuk ke ruang pameran.

Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Rahimin
tribunjambi/rara khushshoh azzahro
Beberapa kain dengan motif batik terpajang di ruangan pameran di pelataran sebelum memasuki kawasan Candi Muaro Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Ruang pameran di pelataran sebelum memasuki kawasan Candi Muaro Jambi, Provinsi Jambi tampak berbeda, Kamis (19/01/2023).

Ada wajan-wajan berukuran besar dengan pantatnya yang gosong legam diletakkan pada beberapa spot sebelum masuk ke ruang pameran.

Orang-orang dengan pakaian hitam-hitam, beberapa membalut pinggangnya dengan kain batik, syal batik, atau bahkan topi batk terlihat tersenyum pada Tribun Jambi ketika baru sampai di sana.

Mereka dengan sumringahnya mengarahkan untuk melihat keelokan apa yang dipamerkan.

Ketika baru memasuki ruang pameran, pemandangan pertama membuat hati penasaran. 

Ada tiga lampion batik berukuran besar besar dengan panjang sekitar dua meter lebih menggantung di menyambut setelah pintu masuk.

Beberapa kain dengan motif batik terpajang di ruangan pun, dibingkai dengan apiknya.

Beberapa patung tanpa leher pun didandani memakai pakaian batik pada sudut-sudut ruangan.

Satu hal yang menarik yaitu patung mengenakan tudung batik di sekujur tubuhnya, namun ada pecahan-pecahan cermin yang menempel di kainnya.

Seolah menandakan itu adalah kesedihan, kekuatan, rintangan, hal yang mampu dilewati perempuan walau terlihat mustahil.

Ruang pameran tidak serta merta hanya itu, ruangan seperti mini bioskop dibuat pada salah satu bilik.

Ceritanya mengenai Situ Hajir, seorang perempuan pembatik Jambi yang mewarisi darah batik tiga generasi.

Cerita yang tidak sesederhana itu membuat penontonnya dapat merasakan betapa sulitnya mempertahankan batik itu.

Jadi, pembatik dan dapat banyak penolakan yang ia temui sejak 1970 pernah dirasakan, namun ia bertahan, dan mempu menjadikannya sebagai nilai kehidupan sekaligus mata pencaharian.

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Anggota DPD RI Ria Mayang Sari Buka Pameran dan Pertunjukkan Perempuan dan Batik Angso Duo

Baca juga: Wisata Jambi Candi Muaro Jambi, Terluas di Asia Tenggara dan Dikenal Sampai Mancanegara

Baca juga: Pojok Kopi Dusun, Nikmatnya Sensasi Ngopi di Sekitar Candi Muaro Jambi

Sumber: Tribun Jambi
  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved