Berita Jambi

Dinas Sosial Kota Jambi Tak Benarkan Pemasungan ODGJ

"Kalau kerangkeng atau pasung tidak diperbolehkan, walaupun di kamar lalu dikunci. Itu juga tidak diperbolehkan," ujarnya, Kamis (19/1/2023).

Tribunjambi.com/Aryo Tondang
Warga Kelurahan Paal V, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi dihebohkan dengan aksi seorang laki-laki yang diduga alami gangguan jiwa (ODGJ) yang mengamuk dan mengancurkan rumah warga pada Kamis, (19/1/2023). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pada Kamis, (19/1/2023) siang warga Kelurahan Paal V, Kecamatan Kota Baru Kota Jambi dihebohkan dengan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang mengamuk dan melakukan perusakan di rumah warga.

Diketahui ODGJ tersebut berinisial IW dan selama ini ia dikurung dalam krangkeng yang berada di rumahnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Jambi, Thoyib mengatakan pihaknya tidak membenarkan pemasungan terhadap ODGJ.

"Kalau kerangkeng atau pasung tidak diperbolehkan, walaupun di kamar lalu dikunci. Itu juga tidak diperbolehkan," ujarnya, Kamis (19/1/2023).

Lebih lanjut, Thoyib mengatakan Pemerintah Kota Jambi dalam hal ini Dinas Sosial Kota Jambi hanya berkewajiban untuk mengurus ODGJ yang terlantar.

"Namun jika ada keluarganya seperti tadi, itu pihak keluarga yang bertanggung jawab," ujarnya.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Tanjung Lumut Jambi, Truk Batubara Ringsek, Sopir Dilarikan ke Rumah Sakit

Baca juga: Juwanda Minta Dinas PUPR Jambi Segera Realisasikan Proyek Stadion Center dan Islamic Center

Ia juga menambahkan, apabila masyarakat mengetahui ada ODGJ yang masih dirawat di rumah agar dilaporkan ke Dinas Sosial untuk nantinya difasilitasi berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Jiwa.

"Kita kembalikan kepada keluarga dan nanti kita akan kerjasama dengan pihak rumah sakit jiwa, apakah kriterianya bisa diterima atau tidak," ujarnya.

Pada pemberitaan sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Kota Jambi Noviarman juga mengatakan bahwa Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) khususnya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kota Jambi mengalami peningkatan.

Noviarman mengatakan, setidaknya ada lebih dari 100 pasien ODGJ yang ditangani oleh Dinas Sosial Kota Jambi dari awal Januari hingga Desember tahun 2022.

Terkait dengan penyebab, Noviarman mengatakan belum diketahui secara pasti penyebab peningkatan ODGJ di Kota Jambi.

"Kita tidak tahu penyebabnya, apa semakin banyak orang yang mengalami gangguan jiwa," ujarnya. (Tribunjambi.com/Srituti Apriliani Putri)

 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Maret 2023, 1.000 Mobil Land Cruiser Indonesia Akan Ngumpul di Jambi

Baca juga: Ferry Irawan Berharap Penangguhan Dikabulkan, Pihak Keluarga: Mudah-mudahan Dikabulkan

Baca juga: Kecelakaan Maut di Tanjung Lumut Jambi, Truk Batubara Ringsek, Sopir Dilarikan ke Rumah Sakit

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved