Deretan Prestasi Anggota Sahabat Disabilitas Berprestasi di Jambi

Memiliki kekurangan bukan berarti tidak bisa berprestasi, setidaknya itulah yang ingin di buktikan komunitas Sahabat Disabilitas Berprestasi.

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/M Yon Rinaldi
Beberapa remaja terlihat sedang asik latihan peragaan busana di halaman gerai Batik Rindani di Komplek Setia Negara (Kosera). 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Memiliki kekurangan bukan berarti tidak bisa berprestasi, setidaknya itulah yang ingin di buktikan komunitas Sahabat Disabilitas Berprestasi yang terdiri dari berbagai penyandang Disabilitas yang ada di Provinsi Jambi.

Di Komunitas Sahabat Disabilitas Berprestasi ini, orang dengan kekurangan mampu dikembangkan hingga memiliki prestasi, baik kelompok maupun individu. Satu di antaranya Rachel Ramadhani Alumni SMALB SRI SODEWI Provinsi Jambi.

Rachel adalah perempuan penyandang tunarungu yang mengalami hambatan sensorik dengar. Walaupun memiliki keterbatasan, Rachel nyatanya mampu berprestasi di tingkat internasional pada lomba make up boddy painting dengan meraih predikat terbaik.

Dalam keseharian wanita berparas cantik ini berkuliah di UIN Jambi mengambil Program Studi Sistem Informasi.

Selain Rachel ada Noviliana Kurniasih yang  merupakan Disabilitas dakasa ringgan.  saat ini novi bekerja di dinas social Provinsi Jambi sebagai tenaga honorer. Novi juga sebagai ketua DPC HWDI Kab muaro Jambi.

Baca juga: Cerita Komunitas Disabilitas Jambi, Tetap Berprestasi Meski Miliki Keterbatasan

Perempuan cantik yang biasa di sapa Novi ini berhasil meraih juara 2 lomba tarik suara kategori solo di event yang pernah dia ikuti.

Lalau ada Tri Prio Utomo, alumni SMALB Sri Sodewi Provinsi Jambi ini adalah disabilitas inteluktual dalam kategori disabilitas grahita ringan. Namun dia mahir dalam bidang fotografi.

Selain itu dia pernah menyabet juara 2 lomba nyanyi tingkat provinsi tahun 2018 dan juara 2 lomba renang tingkat nasional tahun 2022.

Kemudian ada Nur Aisyah Harahap alumi SMALB Sri soedewi Provinsi Jambi. Nur adalah disabilitas intlektual dalam kategori grahita ringan.

Nur sendiri memiliki prestasi di bidang seni batik dan seni tari dimana dia berhasil meraih juara 2 lomba batik tulis tahun 2021dan juara 2 lomba tari rentak kudo tingkat nasional di Semarang tahun 2022.

Novia Rahma Yani disabilitas sensorik dengan hambatan pendengar dan berbicara ini mampu berbicara banyak dalam bidang tatarias dan kuliner.

Baca juga: Dosen Universitas Jambi Penganiaya Mahasiswa Disabilitas Masih Ditahan di Rutan Polda Jambi

Ida Maryati Kordinator dan Pendamping komunitas Sahabat Disabilitas Berprestasi mengatakan prestasi yang di miliki anggotanya merupakan hasil kerja keras mereka sendiri.

"Setidaknya ini membuktikan, memiliki kekurangan bukan berarti tidak dapat berprestasi," ungkapnya.

Ikuti berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

 

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved