Berita Jambi

Pangdam II Sriwijaya Tutup Karya Bakti Korem 042 Gapu, Jalan Simpang Karmeo-Kilangan Bisa Dilewati

Karya Bakti TNI 2022 Korem 042/Gapu di Kabupaten Batanghari secara resmi ditutup oleh Pangdam II/Sriwijaya Mayor Jendral TNI Hilman Hadi, Sabtu (7/1/2

Penulis: A Musawira | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Musawira
Pemotongan pita oleh Pangdam II/Sriwijaya dan Gubernur Jambi didampingi Kapolda Jambi dan Danrem 042 Gapu pertanda kegiatan Karya Bakti TNI 2022 di Kabupaten Batanghari secara resmi ditutup, Sabtu (7/1/2023). 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Karya Bakti TNI 2022 Korem 042/Gapu di Kabupaten Batanghari secara resmi ditutup oleh Pangdam II/Sriwijaya Mayor Jendral TNI Hilman Hadi, Sabtu (7/1/2023).

Kegiatan penutupan ini dihadiri oleh Gubernur Jambi, Kapolda Jambi, Danrem 042 Gapu dan jajarannya, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Bupati Batanghari diwakili Sekda Batanghari, Kapolres Batanghari, Wakil Ketua I DPRD Batanghari, Camat Muara Bulian tokoh masyarakat Desa Singkawang dan para tamu undangan.

Acara ini berpusat di Desa Singkawang RT 05 Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.

Diketahui, kegiatan Karya Bakti 2022 TNI Korem 042/Gapu yaitu pembangunan jalan dari Desa Karmeo, Batin XXIV hingga Desa Kilangan, Muara Bulian.

Jalan yang dibuka ini dimulai dari Desa Simpang Karmeo Kecamatan Bathin XXIV melintasi Desa Jebak dan Desa Ampelu Mudo Kecamatan Muara Tembesi.

Kemudian, melintasi Desa Tenam, Kelurahan Sridadi, Desa Singkawang dan berakhir di Desa Simpang Kilangan, Kecamatan Muara Bulian.

Baca juga: Gejala Keracunan Ciki Kebul Nitrogen atau Cikbul, Di Jabar 28 Anak Dilaporkan Keracunan Makanan Itu

Baca juga: Perwira Menengah Mabes Polri, Kombes YBK Ditangkap di Hotel Bareng Wanita, Positif Narkoba

Pangdam II/Sriwijaya Mayor Jendral TNI Hilman Hadi mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dari pelaksanaan karya bakti yang dilakukan oleh Korem 042/Gapu di Batanghari.

"Hari ini adalah penutupan, selesainya kegiatan karya bakti 2022. Jadi puncaknya adalah penutupan ini,” katanya usai potong pita pertanda resmi jalan ini digunakan masyarakat.

Meski demikian sudah disampaikan Gubernur Jambi dan Danrem bahwa ada hal-hal yang minor yang masih harus diselesaikan hingga Februari 2023.

"Masih ada hal-hal yang harus kita poles. Tetapi secara resmi kegiatan ini ditutup," ujarnya.

Jalan yang dibuka sepanjang 42.7 kilometer dengan lebar 12 meter itu sangat bermanfaat untuk masyarakat.

Manfaatnya kata Hilman sangat luar biasa kalau dilihat infrastruktur khususnya jalan ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pembangunan di daerah.

“Pengerjaannya tidak sampai dua bulan. Kita libatkan 150 personel dari berbagai intansi dalam pembangunan jalan ini,” ucapnya.

Pangdam berpesan kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga karena jalan ini untuk kepentingan masyarakat.

“Jalan ini sudah bisa dilalui untuk umum namun peruntukannya diatur oleh Pemprov Jambi. Pemda sudah berniat baik dalam mewujudkan ini, mari dirawat sama-sama dan dimanfaatkan dengan sebaik mungkin,” pungkasnya. (Tribunjambi.com/Musawira)

 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Kondisi Baby Moana Diungkap Ria Ricis Pasca Selesai Naik Jetski dan ATV: Alhamdulillah Baik

Baca juga: Gejala Keracunan Ciki Kebul Nitrogen atau Cikbul, Di Jabar 28 Anak Dilaporkan Keracunan Makanan Itu

Baca juga: Makna Puisi "Cita-citaku", Soal dan Kunci Jawaban Kelas 4 SD tema 6   Halaman 45

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved