Sektor Jasa Kabupaten Sarolangun 2022 Didominasi Oleh Perempuan

Rilis Data Ketenagakerjaan tahun 2022 ini menyatakan bahwa Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Kabupaten Sarolangun sebesar 66,74%.

Editor: Rahimin
Istimewa
Kantor Badan Pusat Statistik. Sektor Jasa Kabupaten Sarolangun 2022 Didominasi Oleh Perempuan 

Oleh: Mohd Farhan, S.Tr.Stat

TRIBUNJAMBI.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi telah merilis data ketenagakerjaan pada tanggal 7 November 2022 lalu.

Pada kesempatan tersebut KF Statistik Sosial BPS Provinsi Jambi Sisilia Nurteta menjelaskan berbagai indikator serta analisis terhadap fenomena ketenagakerjaan yang ada di Provinsi Jambi tahun 2022 dan dalam kurun waktu beberapa tahun kebelakang.

Rilis tersebut juga menyampaikan data ketenagakerjaan di kabupaten-kabupaten se-Provinsi Jambi tahun 2022.

Rilis Data Ketenagakerjaan tahun 2022 ini menyatakan bahwa Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Kabupaten Sarolangun sebesar 66,74 persen.

Angka tersebut meningkat daripada tahun sebelumnya yaitu sebesar 64,86 % disebabkan oleh adanya pandemi Covid-19 yang berdampak pada pembatasan aktivitas sehingga berimbas kepada perekonomian dan kesempatan kerja.

Peningkatan ini dapat juga diartikan bahwa terjadi pemulihan ekonomi kembali pasca pandemi yang melanda tahun sebelumnya.

Sementara, dari Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Sarolangun tahun 2022 yaitu sebesar 5,22 % .

Angka tersebut mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 5,52 % yang dipengaruhi juga oleh pandemi Covid-19 lalu.

Sejalan dengan kenaikan TPAK dan penurunan TPT ini menunjukkan bahwa adanya pemulihan ekonomi terutama kesempatan kerja.

Di sisi lain jika ditinjau dari jumlah penduduk bekerja menurut jenis kelamin terdapat perubahan di Kabupaten Sarolangun dari tiga tahun belakangan.

Terjadi penambahan penduduk bekerja sebesar 4,92 % dibandingkan tahun lalu. Penambahan penduduk bekerja ini terjadi pada laki-laki dan perempuan.

Angka tersebut juga mengindikasikan adanya pemulihan ekonomi seperti kondisi sebelum pandemi 2020.

Hal ini disebabkan oleh jumlah penduduk bekerja tahun 2022 mirip dengan tahun 2020 hanya saja sempat turun pada 2021 dikarenakan oleh pembatasan-pembatasan oleh pandemi Covid-19.

Secara total komposisi penduduk bekerja menurut lapangan kerja tidak mengalami perubahan signifikan dari tiga tahun terakhir.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved