Renungan Kristen

Renungan Harian Kristen 6 Jan 2023 - Misteri Penebusan

Bacaan ayat: 1 Petrus 2:24 (TB) Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup

Editor: Suci Rahayu PK
Instagram Inspirasi Alkitab
Ilustrasi berdoa 

Renungan Harian Kristen 6 Jan 2023 - Misteri Penebusan

Bacaan ayat: 1 Petrus 2:24 (TB) Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

Oleh Pdt Feri Nugroho

"Semua agama itu sama, karena sama-sama mengajarkan tentang kebaikan dalam hidup." Pernahkah mendengar pernyataan tersebut?

Ya, benar! Pernyataan ini didasarkan pada semangat toleransi kebersamaan dimana hak setiap orang untuk memilih salah satu agama dihargai dan dihormati. Pernyataan tersebut benar namun hanya sebagian.

Sebagai sebuah sistem maka pasti setiap agama mengajarkan tentang kebaikan, dimana nilai-nilai kemanusiaan dijunjung tinggi.

Terkait dengan etika, pasti semua agama setuju bahwa berbuat baik kepada sesama itu baik.

Pada sisi yang lain, ketika seseorang memilih salah satu agama, dipastikan didasarkan pada sesuatu yang berbeda; bahwa apa yang dia yakini ada dalam sebuah agama adalah kebenaran, bukan semata-mata tentang kebaikan.

Begitu mendalami, maka akan ditemukan setumpuk perbedaan yang mengharuskan seseorang memilih salah satu, meskipun dengan tetap berupaya menghormati yang lain.

Kecuali jika seseorang hanya menjadikan agama sekedar sebuah identitas yang melekat dalam diri, maka perbedaan menjadi tidak penting.

Salah satu ciri yang menonjol dalam iman Kristen adalah penebusan. Konsep dasar penebusan sebenarnya berakar kuat dalam setiap agama; hanya cara penebusannya yang berbeda, bergantung pada pemahamannya tentang siapa yang disembah, ada masalah apa antara yang disembah dengan yang menyembah, dan apa yang bisa menyelesaikan persoalan tersebut.

Terhadap tiga persoalan tersebut, iman Kristen memberi jawab bahwa ada masalah serius antara Yang disembah dengan yang menyembah.

Yang menyembah memberontak pada Yang disembah, yang mengakibatkan kematian.

Apapun tidak bisa membereskannya kecuali mati. Faktanya, dalam hal ini Yang disembah tetap mengasihi yang menyembah. Upaya apapun yang dilakukan penyembah tidak pernah bisa memberikan jaminan penyelesaian.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved