Berita Sarolangun
Beberapa Faktor Penyebab Ikan Sungai Batanghari Terancam Punah
maraknya aktivitas dompeng serta menangkap ikan dengan alat setrum dan racun, menjadi faktor rusaknya kualitas Sungai Batanghari dan ekosistem didalam
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Kajian peneliti maraknya aktivitas dompeng serta menangkap ikan dengan alat setrum dan racun, menjadi faktor rusaknya kualitas Sungai Batanghari dan ekosistem didalamnya.
Dikatakan Dr Tedjo Sukmono, M.Si. (UNJA) dan Prof. Syahroma H. Nasution (BRIN) Serta melakukan diskusi bersama penduduk dan nelayan setempat, beberapa faktor menjadi penyebab rusaknya keragaman hayati sungai dan ekosistem didalamnya.
"Dari perjalanan kita menggunakan rakit, dari hari pertama hingga hari kelima (Sarolangun-Terusan) , sedikitnya kita sudah menemukan 106 unit PETI menggunakan Dompeng di kawasan sungai, " ujarnya Rabu. (4/1/2023)
"Sebagian ada yang sedang beraktivitas," sambungnya.
Secara tidak langsung, aktivitas tersebut sangat berpengaruh dengan kondisi Sungai Batanghari. Terutama dari kualitas dan warna air ( keruh kecoklatan), terlebih bagi ekosistem asli sungai itu sendiri.
Baca juga: Pelaku Pembunuhan Orang Tua di Tanjabbar Jambi Telah Ditangkap, Dugaan Sementara Gangguan Jiwa
Baca juga: Menyedihkan! Peneliti Catat Beberapa Jenis Ikan Lokal Sungai Batanghari Terancam Punah
Dampak lain yang menyebabkan beberapa ikan lokal terancam atau bahkan punah, yaitu maraknya para pencari ikan yang menangkap ikan dengan cara instan.
"Dari hasil wawancara kita, masih ada masyarakat (oknum) yang menangkap ikan dengan cara menggunakan alat setrum dan racun yang berdampak besar bagi keberlangsungan ekosistem yang ada di sungai, " ujarnya.
Untuk itu dirinya berharap, pemerintah daerah harus mengambil sikap terkait hal ini. Mengingat kondisi sungai yang semakin memprihatinkan dikhawatirkan akan berdampak serius untuk kedepannya terutama bagi keberlangsungan ekosistem sungai. (Tribunjambi.com/Abdullah Usman)
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Pelaku Pembunuhan Orang Tua di Tanjabbar Jambi Telah Ditangkap, Dugaan Sementara Gangguan Jiwa
Baca juga: Menyedihkan! Peneliti Catat Beberapa Jenis Ikan Lokal Sungai Batanghari Terancam Punah
Baca juga: Penampilan Penutur Muda Senandung Jolo Pukau Peserta Seminar di Kantor Bahasa Jambi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/04012023-peneliti2222.jpg)