Jumat, 17 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Berita Jambi

Pemprov Jambi dan APHI Siapkan Strategi Hadapi Kemarau Panjang dan Karhutla

Gubernur Jambi bersama APHI memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla akibat El Nino.

TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA/Syrillus Krisdianto
SIAGA- Gubernur Jambi Al Haris bersama APHI memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla akibat El Nino, termasuk upaya pencegahan seperti hujan buatan dan peningkatan koordinasi lintas pihak. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Gubernur Jambi, Al Haris menerima kunjungan dari perwakilan Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (16/4/2026).

Hal itu bertujuan untuk membahas kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan, pasca munculnya prediksi musim kemarau panjang dan siklus El Nino.

Pertemuan itu dihadiri Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Kepala BPBD Provinsi Jambi, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi, dan pihak APHI.

Terkait hal itu, Gubernur Jambi, Al Haris menegaskan, para pelaku usaha kehutanan juga memiliki kepentingan besar.

Supaya, wilayah Provinsi Jambi tidak menjadi penyumbang kabut asap akibat karhutla.

“Mereka ini tentunya ingin sekali agar kondisi ke depan, di mana sebagian daerah mengalami kekeringan atau El Nino, tidak berdampak buruk, terutama jangan sampai Jambi ini menyumbangkan asap untuk daerah lain,” katanya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan menjadi kunci dalam menghadapi ancaman tersebut.

Sebab, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi adanya peningkatan risiko kekeringan yang perlu diantisipasi sejak dini.

“Nah, maka perlu koordinasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, supaya di Jambi dipastikan El Nino yang sudah diprediksi oleh BMKG ini tidak begitu banyak berdampak terhadap kehidupan masyarakat. Artinya seluruh komponen harus terlibat aktif,” ucapnya.

Al Haris menjelaskan, koordinasi juga dilakukan dengan berbagai pihak terkait seperti perusahaan, Manggala Agni, hingga masyarakat peduli api.

Selain itu, pemerintah daerah juga menunggu penetapan status siaga darurat dari kabupaten/kota sebagai dasar untuk langkah lanjutan di tingkat provinsi.

“Koordinasi kita dengan mereka, kemudian juga teman-teman di perusahaan, Manggala Agni, termasuk relawan masyarakat peduli api,” jelasnya. 

“Kami juga menunggu daerah yang menetapkan status siaga darurat, maka provinsi akan melakukan hal yang sama. Intinya kita harus lebih siap dari sebelumnya, semua perangkat harus sudah siap,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum APHI, Soewarso, menyampaikan kekhawatiran terhadap potensi kebakaran hutan yang kerap terjadi saat musim kemarau panjang. 

Menurutnya, fenomena El Nino di tahun ini perlu diantisipasi secara serius, khususnya di area perizinan perusahaan kehutanan.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved