Kasus Pelecehan Seksual

Delapan Mahasiswi Jadi Korban Pelecehan Oknum Dosen Unand, Satu Orang Korban Rudapaksa

KC seorang oknum dosen Universitas Andalas atau Unand melakukan pelecehan seksual kepada mahasiswinya.

Editor: Deddy Rachmawan
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi pelecehan seksual 

TRIBUNJAMBI.COM, PADANG  - KC seorang oknum dosen Universitas Andalas atau Unand melakukan pelecehan seksual kepada mahasiswinya.

Diketahui, KC merupakan oknum dosen Fakultas Ilmu Budaya atau FIB Unand. Mirisnya, bukan satu orang mahasiswi yang jadi korban KC.

Informasinya ada delapan orang yang menjadi korban oknum dosen Unand tersebut.

Ketua  Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Sastra Minangkabau (Sasmin) Fakultas Ilmu Budaya Unand mengutuk keras kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan oknum dosen tersebut.

Mengutip dari Tribun Padang, Ketua IKA Sastra Minangkabau FIB Unand Nurhasni mengutuk keras segala bentuk perbuatan asusila di ranah pendidikan tinggi.

Ia mendesak kepolisian memprioritaskan penanganan kasus kejahatan seksual yang dialami oleh para korban dengan cepat dan transparan.

Terpisah, Women Crisis Center (WCC) Nurani Perempuan Sumatera Barat mencatat korban pelecehan oknum dosen Universitas Andalas berjumlah 8 orang.

"Korbannya ada 8 orang. Lima diantaranya bersama kita untuk pendampingan," kata Direktur WCC Nurani Perempuan, Rahmi Meri Yanti dikutip Tribun Jambi dari Kompas.com, Jumat (23/12/2022).

Ironisnya satu di antara korban bahkan mengalami perkosaan sehingga trauma mendalam. Modus yang dipakai oknum dosen Unand kepada korbannya hampir sama yaitu soal nilai mata kuliah.

"Takut dikeluarkan kampus dan juga malu aibnya terbuka," jelas Rahmi.

Baca juga: Oknum Dosen FIB Unand Diduga Melakukan Pelecehan dengan Modus Ancam Tak Luluskan Mata Kuliah

Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan seorang oknum dosen Unanda diunggah  akun Instagram @infounand pada Rabu (21/12/2022). "Sungguh sangat sangat bejad dan tak layak menjadi pengajar. Dengar semua isi rekaman barang bukti secara full bener-bener bikin nyesek, ga nyangka dan bikin geram, marah, emosi campur aduk," tulis akun itu.

Dewan Minta Mahasiswi Korban Pelecehan Laporkan Oknum Dosen ke Pihak Berwajib, Guna Beri Efek Jera

Sekretaris Unand Henmaidi mengaku kasus dugaan pelecehan seksual sedang ditangani tim Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Unand.

"Sedang ditangani Satgas PPKS. Untuk dosen yang bersangkutan juga sudah dinonaktifkan dari mengajar," jelas Henmaidi.

 

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved