Berita Jambi
Tips Agar Ular Tak Masuk Rumah - Jaga Rumah dari Tikus hingga Sebar Wewangian
Masyarakat Jambi perlu tahu tips agar ular tidak masuk ke rumah.Tips ini disampaikan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Jambi Feriadi.
Penulis: anas al hakim | Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Masyarakat Jambi perlu tahu tips agar ular tidak masuk ke rumah.
Tips ini disampaikan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Jambi Feriadi.
Feriadi mengatakan, ular masuk ke rumah biasanya untuk mencari makan, bukan untuk memangsa orang.
Jadi bisa dikatakan, jika di rumah ada sumber makanan ular seperti tikus, maka penciuman ular akan menciumnya dan ular akan sampai ke rumah tersebut.
"Pada dasarnya ular tidak mencari orang dan juga bukan mencari perlindungan. Tujuannya cuma mencari makan, solusinya jangan biarkan tikus ada di dalam rumah. Kemudian yang ternak ayam harus lebih memperhatikan kebersihan kandang, jangan sampai ada tumpukan barang, "ujarnya pada Senin (12/12/2022).
Menurut Feriadi, cara mengantisipasi ular masuk rumah yang lainnya yakni, dengan menyebarkan wangi-wangian seperti kapur barus, tanaman jenis serai yang mempunyai ciri khas aroma tajam atau aroma tajam yang lainya seperti karbol pada tempat yang gelap, lembab serta pada tumpukan barang.
Wangi-wangi tersebut fungsinya untuk menutupi penciuman ular, jadi walaupun ada tikus didalam rumah namun tidak tercium oleh ular karena yang ia cium aroma karbol tersebut, sehingga ular akan pergi.
Baca juga: Bappeda Gelar Konsultasi Publik Bahas Analisis Isu Strategis Provinsi Jambi
Baca juga: Korban Penembakan OTK di Merangin Dibawa ke RSUD, Tunggu Jadwal Operasi Pengangkatan Proyektil
Ular merupakan jenis hewan yang memiliki jarak pandang sangat dekat serta ia mendeteksi mangsa menggunakan lidahnya.
"Dan bisa dari arah angin dengan jarak puluhan meterpun masih bisa tercium oleh ular walaupun wujud mangsanya tidak terlihat tapi dengan penciumannya yang tajam, maka ular akan datang," lanjutnya Feriadi.
Feriadi menambahkan, jadi untuk mengusir ular bukan dengan garam, melainkan dengan wangi-wangian yang menyengat.
"Memang isu yang beredar di masyarakat mengusir ular dengan garam, namun itu hanya mitos, karena ular mendeteksi mangsa menggunakan lidahnya yang berfungi sebagai penciuman, bukan sebagai rasa, dan solusi selanjutnya dirumah harus bersih, karena ular suka di tempat yang gelap, kotor serta adanya tumpukan barang,"tutupnya. (Tribunjambi.com/Anas Alhakim)
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Bappeda Gelar Konsultasi Publik Bahas Analisis Isu Strategis Provinsi Jambi
Baca juga: Penambahan Kendaraan di Provinsi Jambi Capai 9.000 Unit per Bulan
Baca juga: Jadi Saksi Sidang Ferdy Sambo Cs, Putri Candrawati Ungkap Awal Mengenal Brigadir Yosua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/12122022-feriadi.jpg)