200 Personel Sisir Pulau Pandan, Kapolresta Jambi Temukan Base Camp Sabu-sabu dengan Pintu Khusus
Tim gabungan Polresta Jambi, melakukan razia skala besar di kawasan Pulau Pandan, Legok, Kota Jambi, pada Kamis (8/12/2022) pagi.
Penulis: Aryo Tondang | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Tim gabungan Polresta Jambi, melakukan razia skala besar di kawasan Pulau Pandan, Legok, Kota Jambi, pada Kamis (8/12/2022) pagi.
Sebanyak 217 personel Polresta Jambi, dan 2 ekor anjing pelacak atau K9 bersama 4 orang polisi satwa, dikerahkan untuk menyisir setiap sisi di kawasan eks kampung narkoba tersebut.
Kapolresta Jambi, Kombes Pol Eko Wahyudi yang memimpin operasi tersebut langsung memerintahkan seluruh personel membongkar dan memeriksa rumah-rumah panggung, yang diduga digunakan sebagai base camp sabu-sabu.
Benar saja, sejumlah rumah panggung yang diperiksa, ditemukan sejumlah alat hisab sabu-sabu, hingga pelastik bening diduga kemasan sabu-sabu.
Pantauan tribun di lokasi, rumah panggung yang dijadikan base camp tersebut memang dibuat sedemikian rupa, untuk tempat transaksi hingga konsumsi sabu-sabu.
Baca juga: Kapolresta Jambi IKut Bakar dan Robohkan Base Camp Untuk Pengguna Sabu di Kawasan Pulau Pandan
Pasalnya, antara base camp yang saling berdekatan, terdapat pintu kecil dan khusus yang saling terkoneksi dengan base camp lainnya.
Base camp ini, tepat berada di kawasan perumahan warga.
Di titik pertama ini, petugas hanya menemukan sejumlah barang bukti sisa pengguna sabu-sabu, mulai dari bong (alat hisab sabu-sabu) hingga pelastik kemasan sabu-sabu.
Setelah menyisir kawasan pemukiman, Eko kembali menggerakkan personel menuju ke base camp, yang berada di atas lahan perkebunan warga.
Di titik ini, petugas kembali menemukan dua base camp yang dibangun cukup besar, dengan sedemikian rupa.
Tampak, bahan material bangunan base camp masih kokoh, dan diperkirakan base camp tersebut baru saja dibangung.
Tak butuh waktu lama, personel yang turun ke lokasi, langsung membongkar base camp dengan tangan kosong. Dinding, dijebol hingga dirobohkan secara total.
Baca juga: FKDM Apresiasi Langkah Cepat Kapolda Jambi Antisipasi Terkait Bom Meledak di Polsek Astanaanyar
Kemudian, seluruh bahan material base camp langsung dibakar di lokasi.
Eko menegaskan, pihaknya tidak akan pernah melakukan pembiaran terhadap peredaran narkoba di Kota Jambi, khususnya di kawasan Pulau Pandan.
"Kita tidak diam, kita akan bergerak terus. Dan hari ini kita sudah bakar 4 base camp yang kerap dipakai untuk konsumsi ataupun transkasi sabu-sabu," kata Eko, Kamis (8/12/2022).