Berita Jambi
Pusat Kajian Disabilitas UIN STS Jambi Berperan pada Pelatihan Brailer dan Bahasa Isyarat Disdik
Pusat Kajian Disabilitas (PKD) UIN STS Jambi mulai mengambil peran lebih besar pada pada pendidikan disabilitas di Provinsi Jambi.
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pusat Kajian Disabilitas (PKD) UIN STS Jambi mulai mengambil peran lebih besar pada pada pendidikan disabilitas di Provinsi Jambi.
Tidak hanya melakukan kajian tentang disabilitas yang ada di Provinsi Jambi dan pendampingan mahasiswa di sabilitas di UIN STS Jambi Ketua PKD UIN STS Jambi juga memberikan pelatihan dan sumbangsih pikiran bagi ranah pendidik disabilitas di Provinsi Jambi.
Terahir Ketua PKD UIN STS Jambi, Syahran Jailani, menjadi narasumber pada kegiatan Pengembangan Karir Guru Pelatihan Braile dan Bahasa Isyarat bagi guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri dan Swasta se-Provinsi Jambi tahun 2022.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jambi dilaksanakan selama 4 hari yaitu pada Rabu 2-5 Oktober 2022 di Hotel Ratu Convention Center Jambi.
Ketua PKD UIN STS diminta untuk menyampaikan materi mengenai Layanan Mahasiswa Disabilitas di Perguruan Tinggi.
Syahran berharap ke depan guru sebagai tenaga pendidik dapat memahami dan mewujudkan pendidikan yang ramah bagi disabilitas dalam program pendidikan inklusi.
“Saat ini pendidikan inklusi merupakan bagian penting yang tertuang dalam dunia pendidikan. Tenaga pendidik harus mampu belajar dan me-respons pelajar disabilitas agar dapat menyampaikan pesan dalam pembelajaran”, ujar nya Rabu (9/11/2022).
Tidak hanya itu, dalam pelatihan ini dia juga memberikan tips kepada guru tentang bagaimana bersikap dan berinteraksi dengan menggunakan Bahasa Isyarat kepada peserta didik sehingga penyampaian hak-hak peserta didik disabilitas pada pendidikan dapat terpenuhi dan terwujud.
Syahran menyampaikan saat ini UIN STS Jambi sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri melaksanakan amanat Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dengan secara resmi membuka penerimaan mahasiswa baru jalur difabel.
Pada kegiatan belajar, mahasiswa disabilitas bersama-sama dalam 1 kelas dengan mahasiswa umum lainnya.
Dengan pengalaman Syahran di UIN STS Jambi Dia berharap materi yang di sampaikan nya kepada guru SLB se-Provinsi Jambi dapat memotivasi peserta didik agar tetap semangat dalam meraih impian dengan menempuh pendidikan lanjut di perguruan tinggi.
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Ratusan KK di Nyogan Muaro Jambi Terdampak Banjir, Masyarakat Dirikan Tenda Darurat di Jalan Raya
Baca juga: Baru Pulang Umrah, Mawar AFI Dikecam Pamer Foto Pakai Bikini, Tato di Dadanya Disorot: Astaga
Baca juga: Elkan Baggott Main Penuh saat Gillingham Kalahkan Brentford di Carabao Cup Lewat Adu Penalti