Sidang Ferdy Sambo
Sopir Ambulans Sempat Diminta untuk Cek Nadi Jenazah Brigadir Yosua
Supir ambulans yang membawa jenazah Brigadir Yosua Hutabarat dari rumah dinas Ferdy Sambo ke RS Polri diminta untuk mengecek nadi korban.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Suci Rahayu PK
Update kasus Ferdy Sambo
TRIBUNJAMBI.COM - Supir ambulans yang membawa jenazah Brigadir Yosua Hutabarat dari rumah dinas Ferdy Sambo ke RS Polri diminta untuk mengecek nadi korban.
Keterangan itu disampaikan Ahmad syahrul Ramadhan saat menjadi saksi bersama lima orang lainnya di persidangan perkara pembunuhan berencana Brigadir Yosua.
Di ruang sidang utama PN Jakarta Selatan, Syahrul menyampauikan bahwa di sempat diminta salah satu anggota untuk mengecek nadi almarhum Brigadir Yosua.

"Apa yang saudara lakukan setelah melihat ada jenazah terhampar disitu," tanya ketua Majelis Hakim, Wahyu Iman Santosa di persidangan dikutip dari tayangan Kompas TV.
"Saya disuruh sama salah satu anggota, tapi saya ngga tahu namanya untuk mengecek nadinya (almarhum Brigadir Yosua red)," jelas Syahrul.
"Lalu saya cek nadinya di leher sama di tangan memang sudah tidak ada (denyut nadi) yang mulia," kata Syahrul.
Saat hakim menunjukkan foto di persidangan, Syahrul menyebut bahwa posisi yang ditemukannya tidak sama saat dilihatnya.
Namun baju yang dikenakan almarhum Brigadir Yosua dikatakannya kepada hakim yakni berwarna hitam.
Syahrul juga menjelaskan bahwa posisi Brigadir Yosua saat dilihatnya telentang dan ditutupi masker berwarna hitam.
Kemudian hakim menanyakan kepada saksi bagian tangan Brigadir Yosua yang dilakukan pengecekan nadi.
Baca juga: Hakim Tolak Pisahkan Sidang Bharada E dengan Kuat Maruf dan Ricky Rizal: Harus Efisien dan Murah
Baca juga: Baru Tiga Bulan Cerai dari Sule, Nathalie Holscher Dikabarkan akan Menikah dengan Mantan Pacarnya
"Tangan sebelah kiri yang mulia," kata Syahrul.
"Saudara nggak dijelaskan ini siapa, dan apa segala macam," tanya hakim.
"Tidak sama sekali yang mulia," jawab Syahrul.
"Saya cek nadinya, sudah tidak ada (denyut) nadinya yang mulia," katanya.