Debu Stokpile Batu Bara di Desa Talang Duku Sampai ke Rumah Warga
Polusi yang ditimbulkan dari jalan serta stokpile batu bara di Desa Talang Duku sampai hingga ke rumah-rumah warga.
Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Polusi yang ditimbulkan dari jalan serta stokpile batu bara di Desa Talang Duku sampai hingga ke rumah-rumah warga.
Kepala Desa Talang Duku, Muslim mengaku polusi itu membuat rumahnya dibersihkan lebih dari 2 kali dalam satu hari.
Dia mengatakan pihak perusahaan biasanya melakukan penyiraman di sepanjang jalan, namun karena saat ini dilakukan pembangunan jalan akibatnya penyiraman terhenti.
"Untuk mengurangi debu biasanya ada penyiraman dilakukan perusahaan ini," katanya, Kamis (27/10).
Muslim menuturkan polusi di desanya tak hanya diakibatkan debu jalanan akibat banyak beroperasinya truk-truk namun ditambah polusi yang ditimbulkan stokpile batu bara.
"Ya sampai juga ke sini, ibu di rumah nyapu terus," ujarnya.
Hal senada diungkap Maulana warga Desa Talang Duku, dia mengatakan rumahnya yang berada di lapis kedua dari jalan pun ikut terkena debu dari jalanan dan stokpile batu bara.
"Rumah kami bisa sehari 3 kali pembersihan, apalagi kalau rumahnya di lapis satu enggak tau lagilah," pungkasnya.
Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Jalan di Desa Talang Duku yang Sempat Diblokade Warga Kini Telah Dibangun
Baca juga: Nur Tri Kadarini Minta Pemprov Jambi Tak Bangun Narasi Jalan Simpang Karmeo Untuk Jalur Batu Bara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Pembangunan-jalan-talang-duku.jpg)