Berita Muaro Jambi

Warga Tantan Muaro Jambi Ancam Tak Mau Nyoblos di 2024 dan Minta Pindah ke Batanghari

Berita Jmabi, warga Desa Tantan Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi mengancam untuk tidak ikut andil dalam Pemilu 2024 mendatang.

Penulis: Muzakkir | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Muzakkir
Puluhan masyarakat dari Desa Tantan Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi menggeruduk kantor Bupati Muaro Jambi, Senin (24/10/1011) 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI -- Puluhan warga Desa Tantan Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi mengancam untuk tidak ikut andil dalam Pemilu 2024 mendatang.

Mereka menilai tidak ada gunanya untuk ikut serta dalam Pemilu, sebab setelah wakil yang mereka pilih ataupun kepala daerah yang mereka pilih menang, mereka juga tidak diperhatikan.

"Percuma milih, sudah menang lupo," kata Hasan perwakilan pendemo.

Puluhan warga dari Desa Tantan Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi mendatangi kantor Bupati Muaro Jambi.
Puluhan warga dari Desa Tantan Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi mendatangi kantor Bupati Muaro Jambi. (TRIBUNJAMBI.COM/MUZAKKIR)

Selain itu, jika tidak diperhatikan juga, maka mereka mengancam untuk pindah ke Kabupaten Batanghari.

"Sudah 23 tahun Kabupaten Muaro Jambi pisah dengan Batanghari, tapi kami tidak pernah diperhatikan. Mending kami pindah ke Batanghari," katanya lagi.

Untuk diketahui, puluhan masyarakat dari Desa Tantan Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi menggeruduk kantor Bupati Muaro Jambi, Senin (24/10/2022).

Kedatangan mereka untuk menuntut kepada pemerintah daerah agar membangun jalan desa mereka.

Baca juga: Puluhan Warga Desa Tantan Geruduk Kantor Bupati Muaro Jambi

Baca juga: Memasuki Hari Ke-91 Kasus Bocah Tewas di Septic Tank Belum Terungkap, Polda Jambi Masih Penyelidikan

Selama ini, mereka tidak pernah merasakan bagaimana jalan mereka itu bagus seperti jalan-jalan desa lainnya.

"Sudah 77 tahun Indonesia merdeka, tapi kami tetap merasa dijajah. Kami belum pernah yang merasakan merdeka," kata pendemo.

Mereka meminta pemerintah turun langsung kelapangan untuk mengecek langsung jalan yang ada disana.

"Kami sudah puas perbaikan secara swadaya. Kami cangkul, kami timbun dewek, tapi kini kami sudah dak sanggup lagi, makonyo kami minta pemerintah yang bangunnyo," katanya.

"Payuh pak, turun kelapangan, tengok penderitaan masyarakat desa Tantan," sambungnya. (Tribunjambi.com/Muzakkir)


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Puluhan Warga Desa Tantan Geruduk Kantor Bupati Muaro Jambi

Baca juga: Memasuki Hari Ke-91 Kasus Bocah Tewas di Septic Tank Belum Terungkap, Polda Jambi Masih Penyelidikan

Baca juga: Sejumlah Rumah Semi Permanen Terbakar, Bupati Tanjabbar dan Wakilnya Turun ke Lokasi Kebakaran

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved