Opini
Fasilitas Belajar di Sekolah Harus Mendukung Demi Proses Belajar Yang Baik
Tentunya, gawai wajib dimiliki atau dipegang siswa untuk menunjang belajar mereka dari rumah.
Penulis: Rahimin | Editor: Rahimin
Oleh: Rahimin
NIM: P2A122007
Program Pascasarjana Magister Teknologi Pendidikan Universitas Jambi
TRIBUNJAMBI.COM - Di dunia pendidikan saat ini yang sudah tidak bisa lepas dari gawai.
Apalagi, sejak pandemic Covid-19 melanda pada 2020-2021, pembelajaran dilakukan melalui daring dengan menggunakan gawai dari rumah. Sebab, pembelajaran tatap muka di sekolah dihentikan dan digantikan pembelajaran daring.
Tentunya, gawai wajib dimiliki atau dipegang siswa untuk menunjang belajar mereka dari rumah.
Namun, perlu kita sadari betapa pentingnya juga belajar langsung tatap muka di sekolah dengan guru. Sebab, banyak yang menggap sekolah online itu kurang efektif.
Ada alasan mendasar, seperti seluruh siswa atau mahasiswa dapat mengakses materi belajar yang sama tanpa terkendala. Bukan itu saja, siswa/mahasiswa dapat lebih cepat memahamai materi yang di sampaikan guru atau dosen.
Yang paling utama, beban orangtua sedikit berkurang akibat penggunaan kuota internet yang cukup besar lantaran belajar daring.
Belajar tatap muka juga membuat siswa bisa berinteraksi dengan siswa lain dan guru.
Namun, belajar tatap muka di sekolah tersebut juga harus diperhatikan fasilitas belajarnya.
Jika di rumah bisa memakai gawai, di sekolah juga harus disediakan fasilitas belajar yang memadai. Seperti laboratorium komputer dan lainnya.
Dalam Teknolog Pendidikan fasilitas belajar meliputi semua fasilitas yang diperlukan dalam proses belajar mengajar baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak agar pencapaian tujuan pendidikan dapat berjalan lancar, teratur, efektif dan efisien sehingga mahasiswa dapat mencapai hasil belajar yang optimal.
Fasilitas belajar merupakan sesuatu yang sangat penting di dalam proses belajar.
Baca juga: Ada Siswa Positif Covid-19 Saat Belajar Tatap Muka, Ini Yang Harus Dilakukan Pihak Sekolah
Apabila fasilitas belajar tidak atau kurang mendukung proses belajar, kemungkinan besar pelajar mudah jenuh dan proses penerimaan informasi menjadi terhambat.
Kelengkapan fasilitas belajar merupakan penunjang kegiata belajar mengajar siswa yang harus dipenuhi dengan baik untuk mencapai tujuan pendidikan.
Semakin lengkap fasilitas belajar, akan semakin mempermudah dalam melakukan proses pembelajaran.
Adanya fasilitas belajar yang lengkap, siswa diharapkan kan terjadi perubahan, misalnya siswa akan lebih bersemangat dalam belajar.
Selain itu, ketersediaan fasilitas belajar di sekolah yang lengkap dan memadai juga merupakan indikasi atau syarat menjadi sekolah yang efektif. Proses pembelajaran yang efektif.
Penggunaan fasilitas belajar dapat mempercepat pemahaman dan penguasaan bidang ilmu yang dipelajarinya.
Untuk diketahui, Teknologi Pendidikan adalah studi dan praktik etis untuk memfasilitasi belajar dan meningkatkan kinerja dengan menciptakan, menggunakan, dan mengelola sesuai teknologi proses dan sumber daya.
Dengan kata lain, teknologi pendidikan menunjukkan bahwa membantu orang untuk belajar adalah tujuan utama dan esensial dari teknologi pendidikan.
Baca juga: Wali Kota Jambi Syarif Fasha Isyaratkan Belajar Tatap Muka Segera Dilaksanakan
Belajar di sekolah seorang guru bisa menentukan materi apa yang akan diajarkan kepada siswa-siswanya. Sebagai siswa, tentu lebih mudah menyerap pelajaran yang diberikan guru secara langsung.
Sebab, jika guru “bekerja lebih keras” siswa akan belajar lebih baik. Tugas guru adalah mengajar, yakni sesuatu yang dilakukan untuk peserta didik.
Di Teknologi Pendidikan, banyak macam bentuk pembelajaran. Diantaranya bisa dengan audiovisual media.
Dengan tujuan merangsang berbagai indra, menyediakan alat baru untuk mengatasi keterbatasan teks- buku dan ceramah guru. Selain itu dengan pembelajaran visual, pembelajaran pendengaran, multimedia digital.
Intinya, memfasilitasi belajar dan meningkatkan kinerja dengan menciptakan, menggunakan, dan mengelola sesuai teknologi proses dan sumber daya.
Dengan fasilitas belajar yang baik, proses belajar mengajar baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak bisa mendapat hasil belajar yang optimal.
Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Survei Ini Menyatakan 95 Persen Orangtua dan Guru Inginkan Belajar Tatap Muka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/RAHIMIN-FASILITAS-BELAJAAR.jpg)