Advertorial

Obesitas dan Hubungan Antara Penggunaan Gawai dengan Stres, Pola Makan, serta Aktivitas Fisik

Menurut Kementrian Kesehatan RI, satu dari lima anak berusia 5-12 tahun mengalahi kelebihan berat badah dan obesitas.

Editor: Suci Rahayu PK
ist
Ilustrasi obesitas 

Obesitas dan Hubungan Antara Penggunaan Gawai dengan Stres, Pola Makan, serta Aktivitas Fisik

Oleh: Bryan Fernando (220514607)

 

Menurut Kementrian Kesehatan RI, satu dari lima anak berusia 5-12 tahun mengalahi kelebihan berat badah dan obesitas.

Obesitas diprediksi akan menelan biaya perawatan kesehatan lebih dari 1 triliun dolar pada tahun 2025, dengan jumlah penderita sebesar 800 juta jiwa di seluruh dunia.

Di Indonesia, tingkat penderita obesitas sangat mengkhawatirkan.

Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, prevalensi obesitas di kalangan orang dewasa Indonesia meningkat hampir 2 kali lipat, dari 19,1 persen pada tahun 2007 menjadi 35,4 persen pada tahun 2018.

Obesitas pada remaja perlu diperhatikan karena remaja memiliki peluang 80 persen mengalami obesitas saat dewasa.

Ilustrasi
Ilustrasi (pixabay)

World Health Organization (WHO) mendefinisikan kelebihan berat badan dan obesitas sebagai akumulasi lemak abnormal atau berlebihan yang dapat mengganggu kesehatan.

Praktisi kesehatan menggunakan BMI (body mass index atau indeks masa tubuh (IMT)) sebagai metode skrining, dan diagnosis klinis obesitas didasarkan pada kelebihan lemak tubuh abnormal yang mengganggu kesehatan.

Hasil penelitian Handayani, et al (2021) menjelaskan bahwa faktor yang memengaruhi obesitas pada remaja adalah bermain gawai selama 1-3 jam per hari.

Hal ini cenderung meningkatkan obesitas sebanyak 30 persen. Bermain gawai terlalu lama menyebabkan aktivitas fisik menjadi pasif, bahkan tidak bergerak.

Remaja cenderung menggunakan gawai di tempat tidur sehingga mengurangi waktu tidur. Rata-rata usia 18-65 tahun memiliki waktu tidur kurang dari 7 jam per hari.

Penelitian tersebut dilakukan di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan populasi yakni remaja SMP dan SMA yang mengalami obesitas dengan rentang usia 12-18 tahun. Siswa berjumlah 150 orang.

Sample yang digunakan adalah simpel random sampling, sedangkan rumus yang digunakan adalah rumus Yamane/Slovin11.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Komentar

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved