Serie A Italia

Allegri Ingin Juventus Hilangkan Tekanan Psikologis Jelang Ujian Melawan AC Milan

Juventus akan mencari kemenangan tandang pertama musim ini di Milan, dan Massimiliano Allegri mengatakan mereka harus tetap tenang.

Penulis: Zulkipli | Editor: Zulkipli
Olga MALTSEVA / AFP
pelatih Juventus Massimiliano Allegri di pinggir lapangan saat skuatnya berlaga 

TRIBUNJAMBI.COM - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, mendesak timnya untuk mengelola ketegangan mereka menjelang perjalanan ke juara Serie A AC Milan pada Sabtu (8/10/2022) malam.

Juventus hanya memenangkan tiga dari delapan pertandingan Serie A mereka musim ini, dan Allegri telah menghadapi kritik keras dengan Bianconeri sudah tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen Napoli.

Sementara Juventus meningkatkan harapan Liga Champions mereka dengan mengalahkan Maccabi Haifa pada hari Rabu, mereka pergi ke San Siro setelah gagal memenangkan salah satu dari tiga pertandingan tandang liga mereka musim ini.

Jika mereka gagal mengalahkan Rossoneri, ini akan menjadi kali kedua mereka memulai musim Serie A dengan empat pertandingan tanpa kemenangan tandang, setelah melakukannya pada 1993-94.

 Allegri yakin masalah timnya terutama bersifat psikologis.

Angel Di Maria di laga debutnya bersama Juventus melawan Sassuolo di Serie A Italia, Selasa (16/8/2022) dini hari
Angel Di Maria di laga debutnya bersama Juventus melawan Sassuolo di Serie A Italia, Selasa (16/8/2022) dini hari (Instagram/ @juventus)

"Beberapa hari yang lalu saya merenung, kami membuat kesalahan dengan Salernitana [dalam hasil imbang 2-2 bulan lalu], terlepas dari apa yang terjadi pada akhirnya.

Baca juga: Jadwal AC Milan Vs Juventus, Prediksi Starting XI Pioli Dengan Kembalinya Theo Hernandez

 “Kami terlalu gugup dan itu tidak perlu terjadi lagi, karena kejuaraan masih panjang.

 “Kami membuang banyak energi dan kami tiba di Monza tidak dalam kondisi ideal untuk mendapatkan tiga poin yang akan mengubah klasemen.

 “Yang paling penting adalah memberikan kontinuitas, besok adalah pertandingan yang hebat dan kami harus memainkannya. Kami membutuhkan performa tingkat tinggi.

 “Namun, mereka memiliki tim yang kuat, dengan teknik dan pemain yang sangat cepat. Mereka memiliki [Rafael] Leao yang dapat mengubah keseimbangan, kemudian mereka bermain di depan penggemar mereka dan San Siro mendorong mereka saat penuh.

 "Anda membutuhkan kepribadian dan kejelasan. Ini akan menjadi ujian yang bagus.

"Ini adalah Milan-Juventus, kami bermain melawan juara Italia dan itu akan lebih sulit dari biasanya karena mereka datang dari kekalahan buruk [3-0 dari Chelsea], dan mereka akan ingin menebusnya." jelasnya seperti dilansir dari FotMob.

Baca juga: Alasan Angel Di Maria tak Main saat Juventus Menghadapi AC Milan di Liga Italia Besok Malam

Allegri memimpin Milan meraih Scudetto di musim 2010-11, tetapi Stefano Pioli mengakhiri penantian 11 tahun Rossoneri untuk mengulangi kemenangan itu di bulan Mei.

Bos Juventus itu memuji rekannya.

"Dia melakukan lebih baik [daripada saya], karena mereka memiliki empat poin lebih banyak dari kami.

"Saya hanya bisa memberi selamat kepada Pioli atas pekerjaan yang dia lakukan, untuk kejuaraan yang dia menangkan tahun lalu, yang belum pernah mereka menangkan sejak 2011. Semua angka ada di pihaknya." pungkasnya.

AC Milan telah menghindari kekalahan dalam empat dari lima pertemuan Serie A terakhir mereka dengan Juventus (Menang 2 Kalah 2), setelah kalah 13 kali dari 14 pertandingan liga sebelumnya melawan mereka (Menang 1).

Baca juga: Penyerang AS Roma Paulo Dybala yang Pernah di Juventus Ungkap Beda Jose Mourinho dan Max Allegri

Baca juga: Absen Lawan Chelsea, Theo Hernandez Kembali Berlatih bersama Skuad AC Milan, Bakal Hadapi Juventus?

Sekarang Anda dapat menyimak update berita tribunjambi.com via Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved