Nasta Trilakshmi Punya Cara Sendiri Mendidik Empat Anaknya
Nasta Trilakshmi, ibu dengan empat orang anak yang punya dua cara dalam mendidik anak.
Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Setiap orang tua biasanya memiliki banyak keinginan untuk anak-anaknya.
Walaupun caranya berbeda-beda, secara umum mereka menginginkan yang terbaik bagi anak.
Tidak jarang keinginan orang tua berseberangan dengan anaknya dan akhirnya menimbulkan perselisihan.
Seperti halnya Nasta Trilakshmi, ibu dengan empat orang anak yang punya dua cara asuhnya sendiri.
"Saya lebih suka mendidik anak dengan cara yang demokratis. Walaupun begitu terkadang saya kombinasikan otoriter juga. Kenapa karena otoriter itu maksud biar kita tetap mengarahkan anak. Anak saya selalu saya ajarkan untuk menentukan apa yang diinginkannya dan bertanggung jawab atas pilihannya," jelas perempuan asal Jambi itu pada Tribun Jambi.
Keempat anaknya tentu memiliki karakter yang berbeda-beda, dan tantangannya pun tidak sama.
Walaupun anak-anaknya terlahir dari keluarga dokter dan dosen, ia tidak memaksakan mereka untuk mengikuti jejak profesi orang tuanya.
Baca juga: UIN Menggalakkan Konsep Mendidik Anak Dengan Transintegrasi Ilmu
Pola-pola asuhnya bahkan membuat ia lebih akrab dengan anaknya secara emosional.
"Kalau saya sama anak-anak itu ya apapun bisa diobrolin. Mereka nggak takut buat cerita, karena saya nggak bawel untuk keinginan mereka," lanjutnya.
Sosok ibu yang akrab disapa Nana ini mengatakan bahwa tidak pernah meminta anaknya untuk hanya belajar dalam kesehariannya.
Nana menyukai bila anak-anaknya memilih minat atau hobinya sendiri, sehingga mereka bisa bertumbuh dengan sehat mental.
"Alhamdulillah ya dengan begitu anak saya bahkan bisa lebih menghargai sesuatu," kata Nana menyampaikan kebahagiaannya.
Baca juga: INI SOSOK Diana Listyo yang Suka Mengasuh Anak Yatim, Istri Komjen Listyo Sigit Sang Calon Kapolri
Nana bahkan sempat tercengang saat anaknya baru duduk di bangku SMA, namun sudah memiliki pemikiran tentang menghargai orang lain.
"Saya pernah bilang suatu produk bahwa itu adalah produk LGBT, tetapi apa yang dibilang anak saya? Dia bilang mama jangan menilai sesuatu dari orangnya tetapi dari karyanya," ujar Nana terharu.
(TribunJambi/Rara Khushshoh Azzahro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Nasta-Trilakshmi.jpg)