Breaking News:

Brigadir Yosua Tewas Ditembak

Keluarga Brigadir Yosua Teken 110 Lembar BAP, Kamaruddin Yakin Berkas Ferdy Sambo Segera P21

Dari keterangan Kamaruddin Simanjuntak, ia memberi sinyalemen bahwa berkas perkara Fredy Sambo di kejaksaan akan segera P21 alias lengkap. 

Editor: Deddy Rachmawan
Tribunjambi/Wira Damanik
Kuasa Hukum Keluarga Brigadir Yosua Kamaruddin Simanjuntak kembali datang ke Jambi, Sabtu (10/9) sekira pukul 11.15 WIB. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Bareskrim Mabes Polri kembali memintai keterangan sejumlah pihak di Polda Jambi terkait kasus kematian Brigadir Yosua, Minggu (25/9). Setidaknya ada 11 orang sebagai saksi yang diperiksa kemarin.

Mereka bukan hanya keluarga inti Samuel Hutabarat (ayah mendiang Yosua). Mereka yang diperiksa adalah  Samuel Hutabarat, Rosti Simanjuntak, Yuni Hutabarat, Devi Hutabarat, dan Reza Hutabarat. Lalu dua orang bibi Yosua, Rohani Simanjuntak dan Roslin Simanjuntak. Serta kekasih almarhum Yosua, Vera Simanjuntak, Sangga Sianturi dan 2 orang perawat.

Pada pemeriksaan kali ini mereka  didampingi langsung oleh kuasa hukum keluarga yakni, Kamaruddin Simanjuntak, Nelson Simanjuntak, dan Martin Simanjuntak.

Dari keterangan Kamaruddin Simanjuntak, ia memberi sinyalemen bahwa berkas perkara Fredy Sambo di kejaksaan akan segera P21 alias lengkap. 

"Iya, ini untuk menandatangani perbanyakan BAP yang dulu, terkait kasus tersangka Ferdy Sambo dan kawan-kawan, tentang pasal 340 KUHP, Jo Pasal 338 KUHP, Jo Pasal 55 & 56 KUHP," kata Kamarudin, saat selesai mendampingi pihak keluarga, kemarin.

Kamaruddin menjelaskan, kedatangannya ini untuk mendampingi pihak keluarga dalam memperbanyak lembar berita acara pemeriksaaan (BAP).

“Dan ini sekaligus meminta tanda tangan 11 saksi atas kasus pembunuhan berencana oleh Ferdy Sambo. Kami datang mendampingi penyidik dan saksi," katanya.

"Jadi kalau ditotal tadi ada sekira 110 BAP baru yang dibuat dan ditandatangani basah," kata Kamaruddin Simanjuntak.

Mengingatkan, Polri telah menyerahkan perkara ini ke Kejaksaan. Hanya saja oleh kejaksaan dinyatakan belum lengkap sehingga dikembalikan.

Sebelumnya Direktorat Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung Republik Indonesia berkomitmen bersama Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri agar tidak lagi ada pengembalian berkas perkara para tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana mengatakan, pihaknya berkomitmen berkas perkara atas nama Ferdy Sambo dan 4 tersangka lain hanya akan dikembalikan satu kali.

Baca juga: Vera Simanjuntak Kekasih Brigadir Yosua Ikut Dipanggil Bareskrim Polri di Mapolda Jambi

"Ini dilakukan koordinasi. Khusus di perkara yang sangat menarik perhatian masyarakat ini, Pak Jampidum (Fadil Zumhana) sudah punya komitmen sama Kabareskrim (Komjen Pol Agus Andrianto) bahwa pengembaliannya hanya sekali," ujar Ketut kepada wartawan pada Kamis (22/9) lalu.

Kejagung diketahui telah satu kali mengembalikan berkas perkara 5 tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J kepada Bareskrim.

Selain Ferdy Sambo, 4 tersangka lainnya adalah Bharada E atau Richard Eliezer, Bripka RR atau Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf, dan Putri Candrawathi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved