Berita Kota Jambi

Gerakan Payo Menanam Cabai Diharap Dapat Turunkan Angka Inflasi di Kota Jambi

Pemerintah Kota Jambi bersama-sama dengan Forkompimda, Bulog, Bank Indonesia Jambi, instansi vertikal dan para OPD melaksanakan Gerakan Payo Menanam..

Penulis: Fitri Amalia | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Fitri Amalia
Pemerintah Kota Jambi bersama-sama dengan Forkompimda, Bulog, Bank Indonesia Jambi, instansi vertikal dan para OPD melaksanakan Gerakan Payo Menanam Cabai dan bawang serentak 

TRIBUNJAMBI.COM - Pemerintah Kota Jambi bersama-sama dengan Forkompimda, Bulog, Bank Indonesia Jambi, instansi vertikal dan para OPD melaksanakan Gerakan Payo Menanam Cabai dan bawang serentak.

Wali Kota Jambi Syarif Fasha berharap gerakan ini dapat mengatasi inflasi dan dapat mengendalikan harga dua komiditas tersebut yang saat ini sedang tinggi di Jambi.

Pohon cabai yang diberikan kepada masyarakat yang masing-masing mendapat 3 batang pohon cabai yang sudah berbuah dan 2 batang bawang dibagikan kepada 10.000 kartu keluarga (KK).

"Yang menerima Ini adalah keluarga penerima manfaat (PKH) yang ada di kota Jambi sebanyak 10.000 KK, penanaman ini tidak langsung sebanyak 10.000 sekaligus tetapi diatur waktu menanamnya agar panennya tidak sekaligus," jelas Fasha, Senin (26/9/2022).

Fasha juga menyampaikan Pemerintah kota Jambi juga memberikan bantuan bibit cabai sekaligus pupuk, dan plastik untuk 15 hektar lahan di kota Jambi yang siap ditanami cabai melalui Gapoktan.

Tidak hanya petani, pemerintah kota Jambi juga memberikan bantuan dalam bentuk lainnya untuk UMKM, pelaku usaha, paket sembako murah, hingga subsidi BBM untuk sopir angkot.

"Kami juga memberikan bantuan peralatan masak kepada UMKM dan pedagang yang terimbas inflasi dan kenaikan BBM, sebanyak 200 pelaku usaha dan UMKM," sebutnya.

Selain itu bantuan berupa paket sembako sebanyak 15.000 paket senilai Rp120.000 yang dijual dengan harga Rp60.000 kepada keluarga yang tidak mampu dan telah terdaftar dalam DTKS tetapi belum mendapatkan bantuan apapun selama ini.

pemerintah kota Jambi juga memberikan bantuan subsidi kepada sopir angkot selama satu minggu ke depan yang dianggarkan Rp238 juta untuk tiga bulan untuk subsidi kepada angkot. Terdapat 72 angkot yang terdaftar di Dinas Perhubungan Kota Jambi.

"Subsidi sopir angkot ini beda harga antara harga yang lama dengan harga yang baru, kami berikan bantuan ini dengan catatan sopir angkot tidak boleh menaikkan harga tarifnya, jadi tarif angkot tetap yang lama karena kami telah memberikan bantuan subsidi," ujarnya.

Dia berharap bantuan yang telah disalurkan tersebut dapat mengatasi inflasi yang dialami Jambi saat ini.

Saat ini angka inflasi kota Jambi diangka 7,5 persen dan Provinsi Jambi 8,5 persen. Fasha menargetkan setelah gerakan ini dilakukan angkata inflasi turun hingga 3 persen.

"Target kita ya di bawah 3 persen," tutupnya.

Baca juga: Sambil Terisak, Rosti Simanjuntak Ibu Brigadir J: Bantu Kami, Doakan Kami

Baca juga: Denny Darko Sebut Thariq Halilintar Mengambil Resiko Besar untuk Bersama Fuji

Baca juga: Denny Darko Sebut Thariq Halilintar Melanggar Aturan Gen Halilintar

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved