Profil Johanis Tanak, Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi yang Diajukan Jokowi Gantikan Lili di KPK

Nama mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Johanis Tanak jadi perbincangan. Dari LHKPN 2018 , nilai kekayaan Johanis Tanak sebesarRp 8.340.407.121.

Penulis: Deddy Rachmawan | Editor: Deddy Rachmawan
ist
Kajati Jambi Johanis Tanak berkunjung ke Pemkot Sungai Penuh beberapa tahun lalu. Kini Johanis Tanak diusulkan Presiden Jokowi ke DPR sebagai calon pimpinan KPK 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -  Nama mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Johanis Tanak tengah jadi perbincangan.

Presiden Jokowi mengusulkan nama Johanis Tanak dan I Nyoman Wara sebagai pengganti Lili Pintauli Siregar, yang mengundurkan diri sebagau Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.

Berikut profil Johanis Tanak yang Tribun himpun dari berbagai sumber.

Johanis Tanak menjabat sebagai Kepala Kejati Jambi menggantikan Yudhi Sutoto. Ia tiba di Jambi untuk menjalankan tugasnya sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi pada Rabu 12 Agustus 2020. Saat itu kedatangannya disambut oleh Gubernur Jambi (saat itu), Fachrori Umar, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto, unsur Forkopimda, di Bandar Udara Sultan Thaha.

Johanis Tanak tidak lama menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi. Pada Juli 2021, posisinya sebagai Kajati Jambi digantikan oleh Sapta Subrata. Saat itu Johanis Tanak ditugaskan di Kejaksaan Agung.

Sebelum menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Johanis Tanak menjabat sebagai Direktur Sosial Budaya dan Pemasyarakatan pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI.

Arsip pemberitaan Tribun Jambi pada 12 Maret 2021, dalam program Skak Mat Bang El yang diadakan di Tribun Jambi, dengan topik Tips Penyaluran Dana Bansos yang Aman dan Tidak Melanggar Hukum, Johanis memberikana pernyataan tegas.

Ia mengingatkan ancaman hukuman mati bagi pelaku penyelewengan dana bansos di masa pandemi Covid-19

“Negara telah menetapkan hukuman mati bagi pelaku penyelewengan dana bansos karena negara ditetapkan dalam keadaan darurat selama pandemi covid-19,” ujarnya ketika itu.

Baca juga: Sapta Subrata Jabat Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi Gantikan Johanis Tanak Yang Dipindah ke Kejagung

Kata dia, masalah yang sering ditemui saat penyaluran dana bansos adalah data penerima bantuan yang tidak update, mulai dari data kependudukan, data pajak, dan lain sebagainya.

Nama Johanis Tanak oleh Kejaksaan Agung pernah diusulkan untuk mengikuti seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi masa jabatan tahun 2019-2023.

Namun saat itu ia tidak memperoleh suara di DPR saat voting nama calon pimpinan KPK.

Mengutip Kompas.com, berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara atau LHKPN tahun 2018, nilai kekayaan Johanis Tanak sebesar Rp 8.340.407.121.

Baca juga: Johanis Tanak Jabat Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Lihat Jabatan Sebelumnya Bukan Orang Sembarangan

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved