Berita Muaro Jambi

Program Pemutihan Pajak Kendaraan, Samsat Muaro Jambi Sosialisasi hingga ke Pasar-pasar

Pemerintah Provinsi Jambi melakukan program pemutihan pajak kendaraan roda dua maupun roda empat. Program ini mulai berjalan pada hari ini, Senin (19/

Penulis: Muzakkir | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Muzakkir
Samsat Muaro Jambi sosialisasikan program pemutihan pajak kendaraan roda dua maupun roda empat 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Pemerintah Provinsi Jambi melakukan program pemutihan pajak kendaraan roda dua maupun roda empat. Program ini mulai berjalan pada hari ini, Senin (19/9).

Dihari pertama pemutihan, Samsat Kabupaten Muaro Jambi belum begitu ramai dikunjungi oleh masyarakat. Kemungkinan masyarakat belum begitu mengetahui adanya program pemutihan ini.

Kepala UPTD Samsat Muaro Jambi, Mustar Hadi ketika dikonfirmasi menyebut jika pihaknya masih melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

"Untuk hari ini (hari pertama,red) masih normal, karena baru hari ini kita mulai sosialisasi. Mungkin untuk dampaknya kita bisa lihat beberapa hari kedepan," kata Mustar Hadi.

Katanya, di hari pertama pemutihan ini, pihaknya melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan cara datang langsung kepasar-pasar. Mereka langsung bercengkrama dengan warga yang ada di pasar.

Baca juga: Guru Ngaji di Rimbo Ilir Dapat Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Dibayarkan Melalui APBDes

Baca juga: Beredar Kabar 28 Anggota DPRD Provinsi Jambi Jadi Tersangka Baru Kasus Suap RAPD, Ini Kata KPK

"Samsat Muaro Jambi sudah melakukan sosialisasi di tengah masyarakat, tempatnya di pasar Muhajirin kecamatan Jambi luar kota yang berada di Jalan nes," katanya.

"Masyarakat menyambut antusias program dari Gubernur Jambi," sambungnya.

Dia berharap agar masyarakat Kabupaten Muaro Jambi mengikuti program yang sangat spektakuler ini, sebab program ini sangat jarang dilakukan.

Program pemutihan pajak kendaraan bermotor ini berlangsung mulai 19 September hingga 19 Desember 2022. Dalam program ini, pemerintah menghapuskan pajak kendaraan yang mati dua tahun hingga belasan tahun.

Untuk kendaraan yang mati pajak itu, masyarakat hanya dikenakan biaya dua tahun saja. Yaitu satu tahun pajak yang mati dan satu tahun pajak berjalan.

"Pajak kendaraan bermotor yang mati, mobil maupun motor 2 tahun sampai 15 tahun ke atas cukup bayar 2 tahun saja. Jadi manfaatkan kesempatan ini," imbuhnya. (Tribunjambi.com/Muzakkir)


Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Guru Ngaji di Rimbo Ilir Dapat Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan, Iuran Dibayarkan Melalui APBDes

Baca juga: Kumpulkan 75 Kades se-Kabupaten Tebo, Kajari: Kita Kasih Pemahaman ke Kades

Baca juga: Beredar Kabar 28 Anggota DPRD Provinsi Jambi Jadi Tersangka Baru Kasus Suap RAPD, Ini Kata KPK

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved