Ibu Asal Medan Datangi Hotman Paris, Ngadu Anaknya Dilecehkan Kepsek dan Tukang Kebun Sekolah

Seorang ibu asal Medan, Sumatera Utara, ngadu ke pengacara Hotman Paris. Dia ngadu jika anaknya menjadi korban pelecehan seksual oleh kepala sekolah

Editor: Suci Rahayu PK
GRAFIS: TRIBUNJAMBI/RIAN KURNIA
Ilustrasi korban pelecehan seksual 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang ibu asal Medan, Sumatera Utara, ngadu ke pengacara Hotman Paris.

Ibu yang memiliki anak yang duduk di bangku SD itu ngadu jika anaknya menjadi korban pelecehan seksual oleh kepala sekolah dan tukang sapu di sekolahnya menuntut ilmu.

Ibu itu sudah melapor ke Polda Sumut, namun hingga saat ini belum ada penetapan tersangka.

Melalui akun Instagramnya, Hotman Paris mengunggah video jika perempuan berinisial I datang dari Medan mengadukan kepadanya tentang kasus yang terjadi pada 2021.

"Inilah anak kecil cewek umur 10 tahun yang diduga diperkosa oleh berbagai orang. Oleh oknum pimpinan sekolah, pimpinan administrasi, bahkan tukang sapu dari sekolah tersebut ikut diduga memerkosa anak kecil ini dan ibunya datang dari Medan, peristiwanya di Medan," kata Hotman Paris.

Ibu korban, I, menceritakan bahwa sebelum diperkosa, anaknya diberi serbuk putih oleh tukang sapu dan dipaksa meminumnya.

"Setelah itu digendong, dibawa ke gudang. Saat di gudang, tukang sapunya berhenti di depan gudang. Keluar kepala sekolah dari gudang. Kepala sekolah jaga gudang. Si tukang sapu masuk ke gudang, letakkan anak tadi ke atas meja di dalam gudang. Setelah itu tukang sapu keluar jaga gudang sama kepala sekolah tadi. Pimpinan sekolah masuk dan akhirnya terjadi pelecehan," kata I.

Baca juga: Ayah, Ibu hingga Kakak Almarhum Brigadir Yosua Diperiksa Bareskrim Polri di Mapolda Jambi

Baca juga: Reza Rahadian Selingkuh dengan Luna Maya dalam Film Mendarat Darurat

Hotman menjelaskan, kasus itu telah dilaporkan ke Polrestabes Medan dengan nomor LP 1769 tanggal 10 September 2021.

"Bapak Kapolda Medan, tolong kasus ini. Sampai hari ini belum ada tersangka, yang dibikin terlapor hanya pegawai tata usaha dan tukang sapu, sedangkan pimpinan sekolah dan kepala sekolah belum disentuh," katanya.

Terpisah Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, penanganan kasus yang dilaporkan I masih berproses.

Penyidik sudah dua kali melakukan prarekonstruksi di sekolah, tempat yang diduga sebagai lokasi pemerkosaan.

"Saksi-saksi pihak sekolah, petugas kebersihan, dan guru-guru, termasuk kepala sekolah sudah kita ambil keterangan. Kita masih melengkapi pemeriksaan dan alat bukti yang lain," kata Hadi, saat dikonfirmasi melalui aplikasi percakapan WhatsApp, Rabu (7/9/2022) siang.

Hadi mengatakan, dalam kasus ini, ada dua orang terlapor, yakni tukang sapu dan penjaga sekolah.

Namun, belum ada satu pun yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Kendala tidak ada. Penyidik tidak temukan kendala, tapi ada beberapa keterangan yang selalu berubah-ubah dari pelapor. Pasti penyidik harus mendalami keterangan A begini, keterangan B didalami. Besoknya ada lagi penyidik mendalami. Tidak fokus hanya satu keterangan. Utuh gitu. Kepsek sudah dimintai keterangan," ujarnya.


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Datangi Hotman Paris, Ibu Asal Medan Adukan Anaknya Diduga Diperkosa Kepsek dan Tukang Sapu di Sekolah", 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Ayah, Ibu hingga Kakak Almarhum Brigadir Yosua Diperiksa Bareskrim Polri di Mapolda Jambi

Baca juga: Serli Napitu, Pencipta Lagu untuk Brigadir Yosua, Akan Bikin Dua Lagu Lagi

Baca juga: Reza Rahadian Selingkuh dengan Luna Maya dalam Film Mendarat Darurat

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved