Berita Tanjabbar
Dua Hari Pasca Kenaikan Harga BBM, Antrean Panjang Masih Terjadi di SPBU Kuala Tungkal
Dua hari setelah resmi kenaikan harga BBM, SPBU Pembengis kecamatan Bram Itam kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) masih mengalami antrian yang
Penulis: Ade Setyawati | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Dua hari setelah resmi kenaikan harga BBM, SPBU Pembengis kecamatan Bram Itam kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) masih mengalami antrian yang panjang, Senin (5/9).
Menurut pantauan tim tribunjambi.com, pagi hingga sore hari antrian untuk pertalite yang saat ini menjadi Rp.10 ribu per liter, masih sangat panjang.
Bahkan antrian untuk jalur pertalite panjang dan berlapis-lapis, harus dengan kesabaran yang ekstra untuk mendapatkan giliran.
Sedangkan untuk jalur pertamax tidak begitu mengantri, bahkan menurut pantauan hanya ada 3 hingga 4 kendaraan roda dua yg berjejer mengantri.
Tidak jarang jalur Pertamax tidak ada yang mengisi sama sekali.
Namun meskipun begitu, pengendara sepeda motor maupun pengendara mobil lebih memilih mengantri panjang di jalur pertalite.
Lela seorang yang turut mengantri pertalite mengatakan untuk mengisi pertamax agak berat.
"Saya lebih memilih mengantri panjang ketimbang mengisi pertamax, saya mau isi full tengki, ukuran harga pertalite saja sudah cukup mahal kalau Pertamax saya sangat keberatan," ucapnya.
Menurut pantauan, tidak jarang pengendara motor yang berniat mengisi pertalite namun melihat antrian panjang lebih memilih pergi ketimbang mengisi jalur pertamax,
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: Doddy Sudrajat Bangga Mayang Masuk Kuliah: Entertain hanya sementara
Baca juga: Doddy Sudrajat Bangga Mayang Masuk Kuliah: Entertain hanya sementara
Baca juga: Prilly Latuconsina Minta Mahasiswa Bersabar Ketika Tugasnya Diperiksa: Aku Sendiri yang Meriksa
Baca juga: Dinas Kesehatan Tanjabtim Catat Tiga Kasus HIV/AIDS Selama 2022
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Dua-Hari-Pasca-Kenaikan-Harga-BBM-Antrean-Panjang-Masih-Terjadi-di-SPBU-Kuala-Tungkal.jpg)