Webinar Lingkungan: Implementasi AMDAL Pasca UU Cipta Kerja

PKLH-UIN STS Jambi menyelenggarakan Webinar Lingkungan dengan tema Implementasi AMDAL Pasca UU Cipta Kerja.

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Teguh Suprayitno
Istimewa
PKLH-UIN STS Jambi menyelenggarakan Webinar Lingkungan dengan tema Implementasi AMDAL Pasca UU Cipta Kerja. 

 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Pusat Kajian Lingkungan Hidup UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi (PKLH-UIN STS Jambi) menyelenggarakan Webinar Lingkungan dengan tema Implementasi AMDAL Pasca UU Cipta Kerja.

Seminar daring ini diselenggarakan pada Selasa, 30 Agustus 2022 mulai dari 09:00 – 12:00 WIB menggunakan media Zoom dan disiarkan secara langsung melalui Channel YouTube. 

Webinar diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi, pengusaha, karyawan swasta, pegawai pemerintah, dan mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia. 

Webinar dibuka oleh Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. H. Su'aidi, MA., Ph.D. 

Dalam sambutannya, Prof. Dr. H.Su'aidi, MA., Ph.D. menekankan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen UIN STS Jambi dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan di Indonesia melalui paradigma transintegrasi ilmu.

Baca juga: Dampingi Mahasiswa Baru Disabilitas, Relawan UIN STS Jambi Buka Stand Saat PBAK 2022

Dalam 3 tahun terakhir, UIN STS Jambi telah berpartisipasi aktif dalam menerapkan standar-standar lingkungan nasional dan internasional, seperti mengikuti Peringkat Universitas Dunia UI GreenMetric dan Times Higher Education (THE) Impact Rankings," Ujarnya.

Pada Webinar Lingkungan kali ini, PKLH UIN Jambi mengundang dua orang narasumber praktisi sekaligus akademisi dibidang AMDAL dari dua kampus terkemuka di Indonesia, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Andalas (UNAND). 

Narasumber pertama adalah Dr. Endang Astuti, M.Si., yang saat ini menjabat sebagai Pengajar Pelatihan AMDAL dan Koordinator Pelatihan di Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada (PSLH-UGM). 

Narasumber yang kedua adalah Drs. Bustanul Arifin, M.Si., yang saat ini menjabat sebagai Pengajar sekaligus Wakil Direktur Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Andalas (PSLH-UNAND).

Baca juga: PIAUD UIN Jambi Jalin Kerjasama Dengan PRODI PIAUD UIN Yogyakarta 

Kegiatan webinar dipandu langsung oleh Ketua PKLH UIN STS Jambi, Syukrya Ningsih, M.Si., saat membuka kegiatan beliau menyampaikan bahwa webinar ini diselenggarakan dengan tujuan memberikan pemahaman kepada peserta seminar terkait implementasi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) di Indonesia Pasca berlakunya UU Cipta Kerja dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan di Indonesia. 

"Berlakunya UU Cipta Kerja berdampak pada pembaruan regulasi secara signifikan di Indonesia, tidak terkecuali terkait AMDAL. Dilengkapi dengan PP 22 Tahun 2020, perubahan regulasi ini merupakan sebagai salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan iklim investasi di Indonesia melalui penyederhanaan persyaratan dasar perizinan berusaha,' ujarnya.

Dr. Endang Astuti membahas terkait pengantar AMDAL berdasarkan PP No. 22 Tahun 2021. Termasuk perubahan-perubahan regulasi AMDAL pasca berlakunya UU Cipta Kerja, Persetujuan Lingkungan, kriteria penyusun dokumen AMDAL, tahapan penyusunan dokumen AMDAL, dan proses penilaian dokumen AMDAL.  

Kemudian dilanjutkan oleh Drs. Bustanul Arifin, M.Si., menekankan bahwa Persetujuan Teknis merupakan persyaratan awal dalam pengurusan persetujuan lingkungan.

Baca juga: Al Haris Hadiri PBAK UIN Sulthan Thaha Saifuddin, Bangga Liat Mahasiswa Baru Pakai Batik Jambi

Dihubungi secara terpisah setelah pelaksanaan webinar, Syukrya Ningsih, M.Si selaku Ketua PKLH-UIN STS Jambi mengatakan bahwa AMDAL merupakan salah satu bidang kajian prioritas di pusat kajian, baik dari segi pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Ia melanjutkan, bahwa saat ini PKLH-UIN STS Jambi tengah menyiapkan tenaga-tenaga kompeten dibidang ANDAL dengan mengirimkan beberapa anggota untuk mengikuti pelatihan penyusunan dan penilaian AMDAL. 

Hal ini untuk mendukung program pemerintah dalam mencapat target pembangunan berkelanjutan, dengan menyeimbangkan pembangunan di sektor ekonomi untuk kesejahteraan rakyat dengan tetap memperhatikan upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan secara bijak.(Tribunjambi.com / M Yon Rinaldi).

Baca berita Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved