Antrean di SPBU Tanjabtim Mengular, Warga Berharap Pemerintah Jangan Dulu Naikan Harga BBM

Rencana kenaikan BBM oleh pemerintah menyebabkan antrean panjang di SPBU Talang Babat, Tanjabtim, terutama pengguna pertalite dan solar.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Rifani
Antrean panjang di SPBU Talang Babat, Tanjabtim. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK-Rencana kenaikan BBM oleh pemerintah menyebabkan antrean panjang di SPBU Talang Babat, Tanjabtim, terutama pengguna pertalite dan solar.

Dari pantauan Tribunjambi.com di lokasi, kendaraan yang dominan mengantre mengisi BBM yakni kendaraan roda empat dan dua. Sedangkan kendaraan truk mengantre di bagian luar dengan jarak yang sedikit lebih jauh dari SPBU.

Kurniawan salah seorang pengendara sepeda motor yang sedang mengantre mengatakan, sebagai pengguna sepeda motor yang memiliki dua sepeda motor di rumah, cukup berat jika rencana kenaikan BBM oleh pemerintah jadi dilakukan.

"Kalau masalah berat ya berat, ya mau tak mau harus kita ikuti. Mungkin untuk mensejahterakan masyarakat bukan untuk menyengsarakan," ujar Kurniawan saat mengantare pertalite, Rabu (31/8/2022).

Dia berharap, agar pemerintah belum membuat bijakan kenaikan BBM dan berharap juga pemerintah bisa menangulanggi rencana kenaikan BBM ini agar tidak jadi.

"Kalau bisa masih harga lama untuk sementara ini," tuturnya.

(Tribun Jambi / Rifani Halim)

Baca juga: Polres Tebo Gagalkan Pengiriman 10.000 Liter BBM Ilegal dari Sumsel ke Bungo

Baca juga: Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa HMI Unjuk Rasa di Gedung DPRD Provinsi Jambi

Baca juga: Polda Jambi dan Jajaran Tangkap 111 Pelaku Illegal Drilling hingga BBM Subsidi

Baca berita Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved