Ketua FKPT Jambi Beri Pemahaman Pada Personel Polda Jambi Terkait Radikalisme dan Intoleran
Asad Isma M.Pd yang diundang menjadi nara sumber dalam acara tersebut memberikan materi tentang bahaya laten radikalisme
TRIBUNJAMBI.COM - Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Jambi memberikan nateri radikalisme dan intoleran kepada personel Polda Jambi di Swiss-Belhotel Jambi, Jumat (26/8/2022).
Kegiatan yang diadakan Polda Jambi ini ditujukan guna memperkuat personel Polda Jambi dalam pemahaman radikalisme dan intoleransi dan mengupayakan pencegahan sejak dini.
Ketua FKPT Provinsi Jambi Prof Dr Asad Isma M.Pd yang diundang menjadi nara sumber dalam acara tersebut memberikan materi tentang bahaya laten radikalisme yang berujung menjadi terorisme.
Prof Dr Asad Isma M.Pd bilang, Provinsi Jambi lampu kuning terorisme. Hal tersebut didasari dengan pertama pada t16 Agustus 2022 lalu, kedua, Senin (22/8/2022) dini hari, Densus 88 Antiteror Polri kembali menangkap tiga orang terduga teroris di Kabupaten Tebo.
"Provinsi Jambi mesti dijaga dari segala lini. Sebab, radikalisme dan itoleransi bahkan telah memasuki ranah terorisme telah banyak terjadi ini peran kita bersama mencegah dan menanggulanginya," kata Wakil Rektor UIN STS Jambi ini.
Asad Isma juga berpesan kepada Polri terkhusus perseonel Polda Jambi untuk tetap merapatkan barisan di antara cobaan yang sedang dihadapi Polri hari ini.
"Saat ini Polri benar-benar diuji dengan permasalahan yang tengah hangat hari ini. Untuk menaikkan tingkat kepercayaan di masyarakat, Polri harus tetap kompak dan merapatkan barisannya," pungkasnya.
Baca juga: Cegah Sikap Intoleran Sebagai Cikal Radikalisme, FKPT Jambi Lakukan Survei Indeks Resiko Terorisme
Baca juga: Cegah Radikalisme, Pengurus FKPT Bangun Sinergitas Dengan Kemenag Jambi
Baca juga: Terduga Teroris di Sungai Gelam Ditangkap Densus 88, FKPT: Kajiannya Sudah Berbulan-bulan