Senin, 27 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Brigadir Yosua Tewas Ditembak

Kasus Ferdy Sambo - Rekaman CCTV di Rumah Sambo Sudah Diedit, Ini Deretan Buktinya

Setelah melakukan analisa, ahli digital forensik mengatakan jika rekaman CCTV itu sudah diedit dan di cropping.

Editor: Suci Rahayu PK
CAPTURE HARIAN KOMPAS/KOLASE
Perbedaan gestur Putri Candrawati, sebelum dan sesudah Brigadir Yosua tewas dieksekusi atas perintah Ferdy Sambo. 

TRIBUNJAMBI.COM - Ahli digital forensik menganalisa rekaman CCTV yang didapatkan penyidik dan beredar di media sosial terkait tewasnya Brigadir J alias Brigadir Yosua.

Setelah melakukan analisa, ahli digital forensik mengatakan jika rekaman CCTV itu sudah diedit dan di cropping.

Ahli Digital Forensik Abimanyu Wachjoewidajat menilai, rekaman CCTV dari sebuah garasi rumah merekam kegiatan Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan para ajudan yang tersebar di media sosial pastinya sudah tidak murni lagi alias sudah diedit.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawati dua kali berganti pakaian.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawati dua kali berganti pakaian. (Tangkap layar akun Youtube CNN Indonesia)

Pertama, kendaraan berwarna hitam terkompresi.

Kedua, resolusi layar yang ditampilkan 1:1. Padahal, menurut Abimanyu, biasanya resolusi CCTV 4:3 atau 16:9.

"Sehingga demikian berarti ada area yang dipotong," ujar Abimanyu.

Ketiga, stempel waktu dalam layar berukuran kecil, biasanya timestamp atau stempel waktu di CCTV besar dan jelas terbaca.

Keempat, saat Putri Candrawathi keluar dari garasi, dijelaskan pada pukul 17.10 WIB, dan waktu tersebut masih dalam keadaan terang jika dilihat dari keadaan luar.

Baca juga: Kasus Ferdy Sambo, Kombes Budhi Herdi Ditahan di Tempat Khusus Terkait Tewasnya Brigadir Yosua

Baca juga: Kasus Ferdy Sambo - Cara Sambo Merusak TKP, Menghilangkan Bukti dan Mengkondisikan Pemeran Figuran

Kemudian pada 17.23 WIB, Putri kembali ke rumah sudah berganti pakaian. Namun, keadaan luar rumah sudah gelap.

"Daerah mana di Jakarta yang 17.23 WIB atau setengah enam sore itu sudah gelap?! Yang ada redup, bukan gelap," beber Abimanyu.

Abimanyu juga menjelaskan, CCTV selalu mengupayakan menangkap intensitas lebih kuat. Jika ada perbedaan warna cahaya dan lainnya, maka CCTV akan mengupayakan untuk mampu lebih menyala karena memiliki automatic infrared.

"Menurut saya, jam di sana sudah teredit. Kenapa perlu diedit? Karena tidak memungkinkan waktu 13 menit kemudian kembali hanya pergi mengganti baju. Pasti sebetulnya ada sesuatu durasi yang lebih panjang untuk melakukan sesuatu," ujar Abimanyu.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 4 Alasan CCTV di Rumah Ferdy Sambo Kemungkinan Sudah Diedit Menurut Ahli Digital Forensik, 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Kepala OJK Provinsi Jambi Nilai IDX Jambi Gencar Edukasi Soal Investasi

Baca juga: Kasus Ferdy Sambo - Cara Sambo Merusak TKP, Menghilangkan Bukti dan Mengkondisikan Pemeran Figuran

Baca juga: Kasus Ferdy Sambo - Autopsi Brigadir J Diumumkan Siang Ini, Penyidik Siapkan Rekonstruksi

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved