Selasa, 12 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Brigadir Yosua Tewas Ditembak

Kasus Ferdy Sambo, Bharada E Dapat Perintah Kilat Habisi Brigadir Yosua

Artikel ini membahas Bharada E mengaku tak tahu menahu soal rencana Ferdy Sambo habisi Brigadir Yosua.

Tayang:
Editor: Heri Prihartono
Kolase
5 tersangka pembunuhan berencana Brigadir J. (Atas kiri-kanan) Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. (Bawah kiri-kanan) Bharada E, Kuat Maruf, Bripka RR. Dari kelimanya kecuali Kuat Maruf, menghadiri rapat kilat prakesekusi Brigadir J di lantai 3 rumah Jalan Saguling III, Kompleks Pertambangan, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7/2022). Bharada E mengaku tak tahu menahu soal rencana Ferdy Sambo habisi Brigadir Yosua. 

TRIBUNJAMBI.COM - Bharada E mengaku tak tahu menahu soal rencana Ferdy Sambo habisi Brigadir Yosua.

Bahkan Bharada E hanya mendapat perintah singkat untuk turut habisi Brigadir Yosua.

Hal ini disampaikan  Ronny Talapessy, pengacara  Bharada E.

Bharada E tak mengetahui motif sebenarnya terkait rencana  pembunuhan terhadap Brigadir Yosua yang dilakukan Ferdy Sambo.

Ronny Talapessy memastikan Bharada E tidak mengetahui motif penembakan Brigadir J.

Keluar dari rumah Saguling, Bharada E sudah mendapat perintah  mengesekusi Brigadir J di rumah dinas.

Bharada E jadi  peserta terakhir yang dipanggil masuk.

"Klien saya (Bharada E, red) dipanggil ke dalam suatu ruangan meeting, ruangan rapat, bahwa ternyata memang sudah ada Ibu PC ini membicarakan mengenai tentang almarhum Yosua," ucap Ronny.

"Waktunya sangat pendek. Klien saya menerima perintah itu, kemudian sampai ke TKP (rumah dinas, red) kurang 20 menit. Bharada E menyampaikan di TKP atau rumah sebelumnya di rumah Saguling ada ibu PC," terang dia.

 
Bharada E tidak bisa berbuat banyak karena memang mendapatkan perintah saat berada di rumah Jalan Saguling III setelah pulang dari Magelang.

Skenario Pembunuhan

Rencana pembunuhan pada Brigadir J alias Brigadir Yosua dimatangkan setelah Ferdy Sambo Cs pulang dari Magelang, 20 menit sebelum eksekusi penembakan pada Jumat 8 Juli 2022.

Pada rapat tertutup di lantai 3 rumah pribadi Ferdy Sambo diikuti Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bripka R atau Ricky Rizal dan Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu.

Berdasarkan pernyataan Bharada E melalui  Ronny Talapessy, Bharada E hadir terakhir pada rapat itu.

Saat itu beberapa jam sebelum pembunuhan Brigadri J dilaksanakan, Jumat (8/7/2022).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved