Perang Rusia Ukraina
Rusia Makin Terjepit di Ukraina, Komandan Perang Disebut Kabur dari Kherson
Ukraina mengklaim komandan Rusia kabur dari Kherson dalam beberapa hari terakhir.
Penulis: Heri Prihartono | Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI.COM - Di medan perang Ukraina mengklaim komandan Rusia kabur dari Kherson dalam beberapa hari terakhir.
Pasalnya pasukan Ukraina semakin gencar menyerang Rusia yang menduduki wilayah itu.
Ukraina membuat pasukan Rusia frustasi di Kherson.
Penggunaan Sistem roket bergerak HIMARS pemberian Amerika Serikat (AS) dinilai efektif menghalau pasukan Rusia di Kherson.
Kaburnya komandan Rusia disampaikan oleh Gubernur Distrik Mykolayiv, Vitaly Kim.
Menurutnya seluruh staf komando Rusia melarikan diri dari tepi barat sungai.
Dia kemudian mengunggahnya pada pesan di media sosial Telegram, di mana ia menggunakan kata hinaan umum untuk menggambarkan tentara Rusia.
“Saya sebenarnya kasihan, tetapi tak banyak, kepada para orc bodoh yang ditinggalkan di sisi tepi sungai Dnipro,” tuturnya menyebut tentara Rusia yang ditinggalkan komandannya.
“Para komandannya kabur ke arah sebaliknya,” tambahnya.
Sementara itu, jurnalis Ukraina yang hanya dikenal sebagai Dmytro, menegaskan, para tentara Rusia merasa tertekan dengan kondisi tersebut.
“Sejujurnya, jika mungkin dua jenderal atau lima kolonel pergi dari Kherson, tak terlalu terlihat. Tetapi tentara biasa, penjajah Rusia, mulai terlihat kurang ajar,” katanya.
“Jelas mereka tak memiliki disiplin. Ini jelas mengonfirmasi bahwa pejabat tinggi mereka telah kabur,” tambah Dmytro.
Warga Dneper Marah
Kota Dnepr adalah bagian dari Ukraina yang dibayangi serangan Rusia.
Warga khawatir Rusia bakal menyerang Dneper suatu hari nanti, setelah kota lainnya di Ukraina diserang habis-habisan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/Tentara-Rusia-di-Ukraina-00.jpg)