Disbun Sebut Kenaikan Harga Sawit Hanya Dirasakan 15 Persen Petani di Jambi

Harga tandan buah sawit berdasarkan rilis dari Dinas Perkebunan Provinsi Jambi sudah menembus angka Rp2.000 per kilogram

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI/FB/Yohanes Manik
Petani sawit di Sungai Bahar, Provinsi Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI-Harga tandan buah sawit berdasarkan rilis dari Dinas Perkebunan Provinsi Jambi sudah menembus angka Rp2.000 per kilogram. Angka ini mulai merangkak naik dibanding sebelumnya yang menempati harga Rp500 per kilogram.

Namun, diungkapkan oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Agusrizal harga tersebut hanya dirasakan 10-15 persen petani kelapa sawit yang ada di Provinsi Jambi. Sehingga memang masih banyak petani kelapa sawit yang terpukul dengan harga tandan buah sawit saat ini.

"Harga TBS itu Rp2.176  itu baru kemarin yang tertinggi. Nah persoalan kita harga tertinggi itu rendemam 26 sampai 27, itu standar tertinggi kebun sawit yang paling bagus," katanya.

Lebih lanjut dikatakan oleh Agusrizal bahwa harga tersebut adalah harga patokan untuk petani yang bermitra dengan perusahaan. Sementara untuk petani swadaya, harga tesebut menjadi harga himbauan untuk pengepul membeli tandan buah sawit.

"Petani yang bermitra di Provinsi Jambi paling hanya 15 persen. Jadi yang merasakan harga segitu (Rp2.176 per kilogram) ya hanya yang bermitra," pungkasnya.

Baca juga: Ini Dampak Petani Sawit Jika Gunakan Pupuk "Aspal"

Baca juga: Subsidi Pupuk untuk Kelapa Sawit Dicabut, Disbun Provinsi Jambi Sebut Beredar Pupuk Palsu

Baca juga: Harga Sawit di Sengeti Rp 1.550 Per Kilogram, Besok Naik Rp 50.

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved