DPRD Provinsi Jambi
Fauzi Ansori: Ekspor Minyak Nabati Sawit Jambi Besar, Harga Migor Jambi Belum Terkendali
Besarnya produksi minyak nabati dan nilai ekspor minyak nabati berasal dari kelapa sawit di Provinsi Jambi tidak mampu membuat harga minyak goreng
Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Suci Rahayu PK
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Besarnya produksi minyak nabati dan nilai ekspor minyak nabati berasal dari kelapa sawit di Provinsi Jambi tidak mampu membuat harga minyak goreng di Provinsi Jambi terkendali.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPRD Provinsi Jambi Ahmad Fauzi Ansori saat menyampaikan pandangan umum fraksinya terhadap Ranperda pertangungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi Jambi tahun anggaran 2021.
Kata Ahmad Fauzi Ansori, ekspor minyak nabati kelapa sawit di Provinsi Jambi sebesar 286 juta US dolar atau sekitar Rp 4,3 triliun.
"Meskipun kontribusinya sebesar 11,97 persen dari nilai ekspor kita ternyata tidaklah membuat harga minyak nabati di Provinsi Jambi rendah dan terkendali. Bahkan Provinsi Jambi turut terimbas kelangkaan dan mahalnya harga minyak nabati," kata Ahmad Fauzi Ansori.
Pertanyaannya, mengapa pemerintah Provinsi Jambi belum juga melakukan aksi yang terstruktur dan sistematis untuk mengambil nilai tambah dan meningkatkan pendapatan rakyat dari hasil perkebunan sawit tersebut. (Tribunjambi.com/Hasbi Sabirin)
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
Baca juga: 50 Pejabat Eselon Dilantik Bupati Tanjabtim di Masjid Agung Muara Sabak, Ini Nama-namanya
• Faizal Riza Jadi Narasumber Seminar Nasional Prodi PIAUD di UIN STS Jambi
Baca juga: Heboh Dugaan Penganiyaan Bintara oleh Senior di Polres Bungo, Kapolres: Itu Tidak Benar
Baca juga: Propam Periksa 22 Bintara Senior Polres Muara Bungo yang Disebut Lakukan Kekerasan pada Junior