Brigadir Yosua Tewas Ditembak

Khawatir Bharada E Diracun atau Dibunuh, LPSK Minta Saksi Kunci Kematian Brigadir Yosua Dilindungi

LPSK atau Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban meminta perlindungan terhadap Bharada E saksi kunci kematian Brigadir Yosua

Editor: Heri Prihartono
Tribunnews
Bharada E dijerat pasal pembunuhan, usai menjadi tersangka kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. = 

TRIBUNJAMBI.COM - LPSK atau Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban meminta perlindungan terhadap Bharada E saksi kunci kematian Brigadir Yosua.

Meski jadi tersangka, Bharada E adalah kunci kematian Brigadir Yosua sehingga harus dilindungi.

LPSK Khawatir Bharada E dapat  ancaman dan intervensi di dalam rutan.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu.

Menurutnya  Bharada E merupakan saksi yang harus dilindungi dalam kasus tewasnya Brigadir Yosua di rumah dinas Kadiv Propam Nonaktif Irjen Ferdy Sambo


"Karena Bharada E ini adalah saksi yang memiliki keterangan penting. Kalau perlu tambahan, Bharada E jangan digabungkan (ruang tahanannya) dengan tahanan lainnya," kata Edwin, Kamis (4/8/2022).

Keinginan tersebut disampaikan terkait  assessment perlindungan dari Bharada E belum disetujui oleh LPSK.

Alasannya  proses assessment psikologis Bharada E yang menjadi syarat dikabulkannya permohonan perlindungan masih berjalan.

"Kan belum dilindungi LPSK jadi ada sebaiknya Polri meningkatkan keamanan buat Bharada E, kalau Bharada E ditahan pastikan pertama tidak ada penyiksaan," kata Edwin.

Hal ini memastikan  memastikan tidak ada insiden keributan di dalam rutan antar tahanan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved