Berita Kriminal

Irfan Mengintip, Justru Melihat Jenazah Yang Menghitam

Warga Desa Kota Karang geger dengan temuan jenazah Jhonny yang menghitam di dalam rumah kontrakannya dan sudah menimbulkan aroma busuk.

Penulis: Muzakkir | Editor: Hendri Dunan
wartawan
Lokasi ditemukannya jenazah di Desa Kota Karang Kecamatan Kumpeh Ulu 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Irfan yang hendak pergi mancing mencium aroma busuk dari rumah kontrakan milik keluarganya. Ketika diintip, dirinya menemukan jasad menghitam dan sudah mengeluarkan aroma busuk di dalam kontrakan tersebut.
Warga Desa Kota Karang yang berbatasan dengan Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi digegerkan dengan penemuan mayat. Korban diketahui bernama Jhonny (60) ditemukan warga dalam kondisi menghitam di sebuah rumah kontrakan, Selasa (2/8) malam.
Informasi yang dihimpun, korban diduga tersetrum, sebab tubuh korban menghitam seperti terbakar. "Dia orang Kota Jambi, disini dia ngontrak," kata Yasri, warga Kota Karang.
Jhonny kata Yasri, sudah tiga bulan tinggal dikontrakkan tersebut. Kesehariannya dia bekerja sebagai tukang servis elektronik. "Kabarnya tukang servis elektronik," kata Yasri.
Sementara itu, Irfan pemilik rumah mengatakan bahwa korban pertama kali diketahui meninggal dunia saat keponakannya ingin memancing di kolam ikan di sekitar rumah itu tiba-tiba mencium bau tidak sedap dari dalam rumah.
"Ponakan kami ingin mancing bang, tiba-tiba mencium bau tidak sedap," kata Irfan.
Merasa curiga si keponakannya pun mengintip ke dalam rumah yang saat itu masih dalam kondisi terkunci dari dalam.
Tak berselang lama, Irfan melakukan video call dengan ponakannya. Dari lobang jendala, kamera hp memperlihatkan ada sesosok mayat yang sudah dalam kondisi menghitam.
"Diduga akibat kesetrum listrik. Kondisi korban dengan tubuh yang sudah menghitam," ungkapnya.
Setelah dilaporkan, polisi bersama warga langsung melakukan evakuasi terhadap mayat tersebut kedalam mobil ambulans untuk dibawa ke rumah sakit. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved