Brigadir Yosua Tewas Ditembak
Nelson Heran Bharada E Minta Perlindungan LPSK, Terancam Dari Siapa, Keluarga Brigadir Yosua?
Bharada E adalah saksi dalam kasus dugaan pelecehan dan pengancam istri Eks Kadiv Propa Irjen Ferdy Sambo.
"Namun dengan catatan terancam jiwa dan kehidupannya, tidak sanggup, terganggu kehidupan privasinya dan catatan lainnya di undang-undang itu jelas," ujar Nelson Simanjuntak.
Nelson Simanjuntak heran dan mempertanyakan, Bharada E terancam dari siapa hingga mengajukan permohonan ke LPSK.

"Nah kawan ini (Bharada E) terancam dari siapa?" tanyanya.
Menurut Nelson Simanjuntak, Bharada E menggunakan Glock 17 untuk menembak Brigadir Yosua hingga tewas.
Hal itu diperkuat dengan informasi Bharada E memang menembak Brigadir Yosua.
"Lok dia terancam, dari siapa? dari keluarga Brigadir J jauh kali di Jambi sana, 2 jam naik pesawat," kata Nelson Simanjuntak.
Bharada E Minta Perlindungan LPSK
Bharada E mendatangi kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) di Jakarta Timur pada Jumat (29/7/2022).
Menurut Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu, Bharada E datang untuk menjalani proses pemeriksaan psikologis terkait permohonan perlindungan diajukan sebelumnya.
"Bharada E datang pada pukul 14.30 WIB, dan selesai menjalani pemeriksaan sampai dengan pukul 18.00 WIB," katanya dikonfirmasi di Jakarta Timur, Sabtu (30/7/2022), diberitakan TribunJakarta.com.
Dikatakannya, pemeriksaan psikologis ini termasuk prosedur yang menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan apa LPSK menerima permohonan perlindungan Bharada E.
Hingga kini Bharada E masih berstatus pemohon, belum terlindung.
"Seksi pemeriksaan psikologis ini masih akan berlanjut minggu depan," ujar Edwin.
Ditarik ke Korps Brimob
Bharada E kini telah ditarik ke Korps Brigadir Mobil (Brimob) Polri.