Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen - Kasih yang Tidak Berkesudahan
Bacaan ayat: Ratapan 3:22-23 (TB) Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!
Kasih yang Tidak Berkesudahan
Bacaan ayat: Ratapan 3:22-23 (TB) Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!
Oleh Pdt Feri Nugroho
“Kasih sayang ibu sepanjang masa, kasih sayang anak sepanjang galah”.
Itu adalah peribahasa yang hendak menggambarkan betapa besar kasih seorang ibu kepada anaknya; sementara anak sering didapati kasihnya sebatas sepanjang galah.
Berulang-ulang anaknya berlaku tidak benar, namun hati seorang ibu akan memaafkan dan menerima anaknya kembali.
Selama hayat masih dikandung badan, disitulah kasih seorang ibu akan terus mengalir; sementara anak yang sudah membangun keluarga baru, maka fokus hidupnya akan berubah.
Kasih kepada anak-anaknya akan menyita banyak tenaga dan daya.
Penulis Kitab Ratapan sedang meratapi kehancuran Yerusalem.
Kota megah yang dibanggakan sebagai kota Allah yang diperkirakan, tidak akan mengalami kekalahan; hari itu seakan lenyap ditelan bumi.
Bangunan megah harus rata dengan tanah, tembok yang kokoh hancur oleh musuh yang menyerang, menyisakan sedikit bagian yang dijadikan sebagai tempat untuk meratap: menangisi kehancuran Yerusalem.
Sebuah tanda tanya besar: Mengapa Allah membiarkan hal itu terjadi?
Tidak mampukah Ia menjaga dan melindungi kota-Nya? Kalahkah Allah dengan kedahsyatan bangsa musuh yang menyerang dan menjajah?
Atau mungkin, sudah habiskan kasih Allah kepada umat-Nya?
Faktanya, memang umat telah banyak memberontak, berlaku jahat dan hidup dalam ketidaktaatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/18112020_feri-nugroho.jpg)