Berita Sarolangun

Tingkat Kekeruhan Air Sungai Batang Tembesi Tembus 1.000an NTU

Untuk dapat mengolah air sungai dengan tingkat kekeruhan yang parah, PDAM Tirta Sarolangun Batuah harus melakukan rekayasa alat.

TRIBUNJAMBI.COM/ABDULLAH USMAN
Kondisi Air Sungai Batang Tembesi Semakin Keruh, PDAM Sarolangun Kesulitan Lakukan Pengolahan 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Untuk dapat mengolah air sungai dengan tingkat kekeruhan yang parah, PDAM Tirta Sarolangun Batuah harus melakukan rekayasa alat.

Dengan keterbatasan yang ada, ditambah kondisi sumber mata air yang yang sudah jauh dari kata normal (tingkat kekeruhan tinggi) tentu harus melakukan kerja ekstra.

Dikatakan Dirut PDAM Tirta Sarolangun Batuah Sargawi, menuturkan saat ini dengan kapasitas Ipal yang hanya 300-400 san NTU dalam kondisi pengoperasian normal.

Namun dengan melihat tingkat kekeruhan sumber mata air yang sudah cukup tinggi, tentu pihak ya harus memiliki terobosan.

"Untuk itu kita melakukan rekayasa, jika tanpa rekayasa tadi tentu bukan hanya air yang masuk namun juga semua lumpur ikut naik dan bahkan tidak ada airnya," bebernya.

"Dengan tingkat kekeruhan sumber air baku tadi mencapai 1000 NTU, tentu alat yang standar tadi tidak akan mampu, " sambungnya.

Dengan adanya rekayasa ini, tentu ada efek negatifnya diantaranya air yang dihasilkan jauh lebih sedikit. Karena adanya proses pemisahan tadi.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Tonton Video Polisi Asal Jambi Tewas Ditembak di Jakarta, Kondisinya Tragis

Baca juga: Kondisi Air Sungai Batang Tembesi Semakin Keruh, PDAM Sarolangun Kesulitan Lakukan Pengolahan

Baca juga: Ini Salah Satu Tujuan Komisi lV DPRD Provinsi Jambi Kunker ke Kementerian Kesehatan

Baca juga: Supriyanto Pimpin Kunker Komisi lV DPRD Provinsi Jambi di Kementerian Kesehatan RI

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved